PemerintahanPertanian

419 Desa di Bojonegoro Terima Program Domba Kesejahteraan

liputanbojonegoro637
×

419 Desa di Bojonegoro Terima Program Domba Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini
015928EB 22C0 40F0 B44A CB024A2843A8

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pengentasan kemiskinan dengan menyalurkan bantuan domba bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Program Domba Kesejahteraan tahun anggaran 2025.

Acara penyerahan bantuan, yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Domba, dilaksanakan di Kecamatan Padangan pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 93 peserta dari dua kecamatan, yaitu Padangan dan Ngraho.

Setiap KPM menerima paket domba kesejahteraan yang terdiri dari dua ekor domba (jantan dan betina), serta 100 kilogram pakan konsentrat. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kepala Disnakkan Bojonegoro, Catur Rahayu.

Kepala Disnakkan Bojonegoro, Catur Rahayu, menjelaskan bahwa Program Domba Kesejahteraan merupakan salah satu strategi Pemkab Bojonegoro dalam menurunkan angka kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat, dan program ini terbukti berhasil sejak dimulai tahun 2023.

“Program ini dinilai berhasil dengan capaian kelahiran mencapai 86 persen. Tahun 2023 ada 160 KPM, tahun 2024 meningkat menjadi 1.160 KPM, dan pada tahun 2025 ini bertambah lagi menjadi 1.200 KPM,” jelas Catur Rahayu.

Secara spesifik pada pelaksanaan hari ini, bantuan diserahkan kepada 43 KPM dari Kecamatan Padangan dan 50 KPM dari Kecamatan Ngraho.

Pada tahun 2025, program ini didistribusikan secara merata di 419 desa di Bojonegoro, dengan jumlah penerima di tiap desa bervariasi antara 2 hingga 5 KPM. Penentuan penerima didasarkan pada persentase kemiskinan di tingkat desa maupun kecamatan.

Catur Rahayu juga menekankan bahwa Pemkab Bojonegoro memiliki program pemberdayaan lain bagi warga yang tidak termasuk dalam penerima bantuan domba, sehingga tidak terjadi penerima ganda.

• GAYATRI (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri)

• Lele Kolega

“Tiga program Pemkab Bojonegoro diantaranya Domba Kesejahteraan, Gayatri, dan Kolega, kita harapkan mampu terus menurunkan angka kemiskinan di Bojonegoro,” ujarnya.

Para penerima manfaat menyambut baik program ini. Rupiah, KPM dari Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho, menyampaikan rasa syukurnya dan berharap program ini berlanjut dengan pendampingan berkelanjutan dari Disnakkan.

“Bisa dirawat dan dijual kalau sudah beranak. Kalau beli sendiri juga mahal, jadi terima kasih Pemkab Bojonegoro,” ungkapnya

Hal senada disampaikan Heru Wanto, penerima dari Desa Tebon, Kecamatan Padangan, yang menilai program ini sangat membantu dalam meningkatkan perekonomian keluarga. “Kami sangat senang. Harapannya program Pemkab Bojonegoro terus berlanjut dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Disnakkan berharap para penerima dapat merawat domba dengan baik sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.