Peristiwa

600 Pengurus Ranting Fatayat NU Kedungadem Bojonegoro Resmi Masa Khidmat 2025-2028

liputanbojonegoro637
×

600 Pengurus Ranting Fatayat NU Kedungadem Bojonegoro Resmi Masa Khidmat 2025-2028

Sebarkan artikel ini
7F2EC096 7020 4863 ACED 38B81E26D40B

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Ratusan kader perempuan muda Nahdlatul Ulama memenuhi GOR Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (08/02/2026). Kehadiran mereka guna mengikuti prosesi Pelantikan Raya Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Anak Cabang Kedungadem Masa Khidmat 2025–2028.

Mengusung tema “Mengemban Amanah, Menebar Kebaikan Fatayat NU Berdaya, Membangun Peradaban”, acara ini menjadi tonggak sejarah baru bagi konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput.

Acara dimulai dengan pembacaan ikrar pengurus yang diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan ranting yang dilantik. Suasana haru dan khidmat menyelimuti ruangan saat para kader menyatakan komitmennya untuk mengabdi pada organisasi dan masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Jajaran Forkopimcam Kedungadem (Camat, Kapolsek, dan Danramil), Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat, dan Personel Banser yang sigap mengawal jalannya acara hingga usai.

Ketua Pelaksana, Zahrotun Nikmah, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini adalah langkah awal untuk kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.

“Pelantikan raya ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah titik awal penguatan peran strategis Fatayat NU. Kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja secara solid, profesional, dan melahirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegas Zahrotun.

A9CC2BDF 1250 48D7 A4E1 3CFB6D1DFB36

Sebagai organisasi sayap perempuan muda NU, Fatayat di wilayah Kedungadem diharapkan mampu menerjemahkan visi besar organisasi ke dalam aksi lokal.

Fokus utama kepengurusan periode ini meliputi Pemberdayaan Perempuan: Meningkatkan kapasitas ekonomi dan intelektual kader, Ketahanan Keluarga Menjadi garda terdepan dalam isu-isu keluarga dan pengasuhan anak, dan Sosial-Keagamaan Memperkuat moderasi beragama dan kegiatan sosial di tingkat desa.

Antusiasme sekitar 600 peserta yang hadir menjadi sinyal positif bahwa Fatayat NU di Bojonegoro terus bertransformasi menjadi organisasi yang progresif, berdaya, dan mampu menjawab tantangan zaman demi membangun peradaban yang berlandaskan nilai kebangsaan.