Peristiwa

Kolaborasi Mahasiswa KKN kelompok 9 Unugiri dan Trimurti Outbound Tingkatkan Literasi Peserta Didik di Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Kolaborasi Mahasiswa KKN kelompok 9 Unugiri dan Trimurti Outbound Tingkatkan Literasi Peserta Didik di Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
098499f5 09a9 45d8 b18c 852a95e6bf09

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 9 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) berkolaborasi dengan Trimurti Outbound mengadakan kegiatan “Fun Literacy” untuk meningkatkan minat baca siswa di Bojonegoro dan mendapat sambutan hangat dari para guru dan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Sidorejo 1 dan SDN Sidorejo 2, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.(19/8/25)

Acara yang berlangsung di dua sekolah berbeda ini diselenggarakan sebagai upaya kolaboratif untuk menghadirkan metode belajar yang menyenangkan dan interaktif. Para peserta didik menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti serangkaian kegiatan yang telah disiapkan.

Ketua Koordinator Desa KKN, Alfin Huda, berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa. “Kami berharap setelah kegiatan ini anak-anak semakin senang membaca buku,” ujarnya.

Kegiatan Fun Literacy ini dikemas dengan berbagai aktivitas menarik, seperti permainan, mendongeng, ice breaking, dan diakhiri dengan sesi membaca buku bersama. Dalam salah satu sesi, Kak Ferry dari Trimurti Outbound menyampaikan pesan moral melalui dongeng. Ia mengingatkan para siswa tentang pentingnya rajin beribadah dan selalu berpamitan kepada orang tua sebelum bepergian.

Menurut Tutik, seorang guru di SDN Sidorejo 1, kegiatan ini sangat positif. “Kegiatan ini bagus dan sangat menyenangkan karena ada ice breaking serta doorprize yang menumbuhkan rasa percaya diri anak. Selain itu, kegiatan ini juga menambah minat baca anak-anak,” jelasnya.

Harapannya, kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk menciptakan program edukasi yang inovatif dan menyenangkan. Dengan metode yang tidak monoton, semangat belajar dan membaca akan semakin tumbuh subur di kalangan generasi muda, membuka jalan bagi terwujudnya masyarakat yang literat dan berwawasan luas.