PemerintahanPeristiwa

BKKDesa Rp757 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Desa di Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

BKKDesa Rp757 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Desa di Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
FA0D0317 D766 413A B756 AF57F0630107

Liputanbojonegoro.comBojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2025 telah memulai pembangunan infrastruktur desa dengan fokus pada pemerataan jalan dan jembatan. Alokasi dana yang disiapkan untuk BKKDesa tahun ini mencapai Rp 757 miliar.

Kepala Daerah Bojonegoro berharap dengan adanya pembangunan ini, konektivitas antar wilayah dapat semakin merata dan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari pembangunan prioritas. Keterlibatan pemerintah desa menjadi andil penting dalam mewujudkan visi misi Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.

Di Kecamatan Ngasem, pembangunan infrastruktur terus meluas dengan 16 ruas jalan dan 1 jembatan di 17 desa menjadi sasaran BKKDesa. Total pengerjaan jalan rigid beton sepanjang 13.933,26 meter dan jembatan sepanjang 38 meter.

“Untuk jembatan menghubungkan Desa Jelu dengan Desa Jampet,” ujar Camat Ngasem Iwan Sopian, Kamis (20/11/2025).

Progres fisik rata-rata telah mencapai 20 persen, dengan tahap pengerjaan meliputi galian pembongkaran paving dan kerb, timbunan pilihan untuk levelling dan pekerjaan lapis pondasi. Target selesai akhir Desember tahun ini.

Pemerintah Desa beserta masyarakat menyambut baik dengan adanya BKKD 2025 karena selain nantinya infrastruktur jalan di wilayah mereka menjadi mantap, warga juga berkesempatan ikut berperan dalam pembangunan dengan terlibat di kegiatan BKKD.