Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pengelola Perpustakaan Masjid Besar Al-Muttaqin Desa Ngasem Bojonegoro menyelenggarakan Sosialisasi Pengelolaan Perpustakaan dengan Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Lokus Kabupaten Bojonegoro, Minggu (23/10/2025).
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman kepada pengelola Perpustakaan Masjid Besar Al-Muttaqin Desa Ngasem yang baru terbentuk pada awal 2025.
Ketua Pengelola Perpustakaan M. Burhan mengungkapkan bahwa pengelola Perpustakaan Masjid Besar Al-Muttaqin baru terbentuk pada awal 2025 yang terdiri dari berbagai unsur kemasjidan seperti Takmir Masjid, Remas, KB, RA, dan MI Islamiyah Ngasem yang berada di lingkup kompleks Masjid Besar Al-Muttaqin Ngasem.
“Kepengurusan kami terbentuk pada awal 2025 namun kami terkendala pengalaman dalam menjalankan kegiatan perpustakaan.” Ujarnya.
Diketahui, Perpustakaan Masjid Besar Al-Muttaqin Ngasem mendapat bantuan Bahan Bacaan Bermutu sejumlah seribu buku dari Perpusnas RI pada tahun 2025. Dengan adanya bantuan ini, Perpustakaan Masjid Besar Al-Muttaqin terdorong untuk mengaktifkan pengelola dan berkegiatan literasi.
“Setelah struktur pengelola terbentuk kami mendapat bantuan seribu buku dari Perpusnas RI 2025 ini sehingga kami terdorong untuk aktif berkegiatan literasi, apalagi dengan adanya Relima kami sangat terbantu dan mendapat pendampingan.” Imbuh Burhan.
Sementara itu, M. Imron Nasir Salasa selaku Relima Kabupaten Bojonegoro menyampaikan bahwa masih minimnya keberadaan Perpustakaan Rumah Ibadah di Bojonegoro sehingga adanya Perpustakaan Masjid Besar Al-Muttaqin baginya sangat berharga dan harus didampingi sampai mandiri.
“Di Bojonegoro dalam data perpusnas hanya ada Perpustakaan Masjid Agung Darussalam. Sehingga dengan adanya Perpustakaan Masjid Besar Al-Muttaqin Ngasem saya sangat berharap dapat muncul perpustakaan Masjid atau Rumah Ibadah lainnya.” Ucapnya.
Kegiatan diikuti 15 Pengelola Perpustakaan Masjid Besar Al-Muttaqin Ngasem dan berlangsung hingga menjelang Dhuhur dengan sosialisasi yang di berikan oleh Relima Bojonegoro terkait Pengelolaan Perpustakaan Masjid.






