Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi memulai agenda Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2026. Acara pembukaan berlangsung khidmat di Aula Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Jalan Teuku Umar, Senin (26/01/2026).
Latsar ini merupakan tahapan wajib yang harus dilalui seluruh CPNS sebagai syarat utama pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara penuh. Melalui kegiatan ini, para peserta akan digembleng untuk memiliki kompetensi teknis serta karakter yang selaras dengan nilai-nilai aparatur sipil negara.
Kepala BKPP Kabupaten Bojonegoro, Hari Kristianto, dalam sambutannya menyatakan bahwa Latsar tahun ini menitikberatkan pada pembangunan mental. Menurutnya, CPNS adalah aset masa depan yang akan mengendalikan birokrasi dalam dua dekade ke depan.
“Latsar ini bukan sekadar pelatihan administratif. Kami membentuk mental dan karakter integritas yang kuat. PNS masa depan harus mampu menjadi panutan (role model) di unit kerjanya masing-masing,” tegas Hari.
Beliau juga mengingatkan bahwa kemampuan teknis tidak akan berarti tanpa didasari oleh attitude dan sikap perilaku yang baik dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Selain masalah integritas, Hari Kristianto menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi efektif bagi para aparatur muda. Ia menegaskan bahwa era birokrasi yang bekerja secara terkotak-kotak (ego sektoral) sudah berakhir.
“Keberhasilan program pemerintah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Setiap OPD pasti membutuhkan OPD lain. Manfaatkan jejaring yang ada sejak sekarang. Banyak keputusan penting justru lahir dari komunikasi yang baik, tidak hanya dalam situasi formal,” imbuhnya.
Pelaksanaan Latsar CPNS 2026 ini menerapkan metode blended learning, sebuah kombinasi pembelajaran modern yang efisien, meliputi Pembelajaran Mandiri (Self-learning), Distance Learning (Pembelajaran jarak jauh), Aktualisasi (Implementasi di unit kerja), dan Pembelajaran Klasikal (Tatap muka).
Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bergelombang mulai 26 Januari 2026 hingga seluruh CPNS di lingkup Pemkab Bojonegoro tersertifikasi. Kelulusan dari pelatihan ini menjadi kunci utama bagi peserta untuk resmi menyandang status sebagai PNS dan mulai berkontribusi penuh bagi pembangunan Kabupaten Bojonegoro.








