Peristiwa

Laka Maut Sumberrejo, Nyawa Pelajar 15 Tahun Tak Tertolong

liputanbojonegoro637
×

Laka Maut Sumberrejo, Nyawa Pelajar 15 Tahun Tak Tertolong

Sebarkan artikel ini
60A29E29 F4A7 418F A790 687ACF0757AD

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bojonegoro. Seorang pelajar berinisial M.H.A (15) dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan truk Hino di Jalan Raya Bojonegoro–Babat, tepatnya di pertigaan Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Kamis (5/2/2026).

Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Korban yang merupakan warga Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, diketahui mengendarai sepeda motor Honda Megapro dengan nomor polisi S 4347 CC.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah timur (Babat) menuju ke barat (Bojonegoro).

“Berdasarkan keterangan saksi, saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor korban diduga oleng ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan,” ungkap Ipda Septian.

Nahas, pada saat yang bersamaan, melaju sebuah truk Hino bernopol L 8463 GE dari arah berlawanan. Truk tersebut dikemudikan oleh Moch. Chayyi (29), warga Kecamatan Mojongapit, Kabupaten Jombang. Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan.

Kerasnya benturan mengakibatkan korban mengalami luka berat dan meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, pengemudi truk dilaporkan selamat tanpa luka berarti. Kerugian materiil akibat kerusakan kedua kendaraan ditaksir mencapai Rp2 juta.

“Petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat,” tambahnya.

Pihak Satlantas Polres Bojonegoro telah mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti. Pengemudi truk juga telah dimintai keterangan oleh penyidik guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

Pihak kepolisian kembali mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih bijak dalam memberikan izin penggunaan kendaraan bermotor bagi anak di bawah umur demi mencegah terulangnya kejadian serupa.