Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam pemerataan infrastruktur di wilayahnya. Proyek terbaru adalah penyelesaian rigid beton di jalan poros Desa Manukan, Kecamatan Gayam.
Dengan panjang 1.436 meter dan lebar 4,5 meter, proyek ini menjadi simbol nyata dari upaya pembangunan yang terencana dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Program pembangunan ini dikelola secara swakelola yang transparan dan akuntabel, menjadi kunci keberhasilan dalam merealisasikan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Menurut Panut, seorang warga setempat, “Sekarang, arus lalu lintas lebih lancar dan kami dapat mengangkut hasil panen dengan lebih mudah, yang sangat membantu aktifitas sehari-hari, khususnya para petani.” tuturnya Selasa, (09/02/2026).
Ucapan ini menunjukkan betapa pentingnya inisiatif pemerintah bagi kehidupan sehari-hari warga.
Kepala Desa Manukan, Warngun, menekankan bahwa keterlibatan masyarakat dalam tim pelaksana kegiatan (timlak) merupakan kunci sukses pembangunan infrastruktur.
“Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengelola dana BKKD dari Pemkab Bojonegoro secara swakelola, transparan, dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Harapannya, pembangunan ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, baik dari sektor pertanian maupun sektor lainnya.
Dengan adanya monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh tim pemerintah, kualitas pekerjaan dan ketepatan sasaran dapat terjamin, sehingga manfaatnya dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.






