PemerintahanPendidikan

Angkutan Pelajar Gratis Bojonegoro Segera Beroperasi

liputanbojonegoro637
×

Angkutan Pelajar Gratis Bojonegoro Segera Beroperasi

Sebarkan artikel ini
6C834F22 FD39 475D A297 FA301B2CC0BF

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kabar gembira bagi para pelajar dan orang tua di Kabupaten Bojonegoro. Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengonfirmasi bahwa layanan Angkutan Pelajar (Apel) gratis dan Angkutan Sekolah Disabilitas akan segera dioperasikan kembali.

Layanan ini diproyeksikan dapat kembali dinikmati siswa pada momentum kembali ke sekolah pasca libur Lebaran, atau sekitar akhir Maret hingga awal April 2026.

Langkah ini diambil Pemkab Bojonegoro sebagai respon atas aspirasi para orang tua siswa yang menantikan kehadiran armada Apel.

Sempat terjadi jeda operasional pada awal tahun 2026 dikarenakan proses administrasi, namun pemerintah memastikan program ini terus berlanjut dengan dukungan penuh dari APBD 2026.

Kepala Dishub Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, menegaskan bahwa percepatan administrasi tengah dilakukan demi menjamin legalitas dan standar keamanan layanan.

“Kami memahami harapan besar dari para orang tua dan siswa. Saat ini kami sedang mempercepat penyelesaian seluruh tahapan administrasi dan mekanisme operasional agar siap saat siswa masuk sekolah setelah libur Lebaran nanti,” ujar Welly.

Program Apel merupakan salah satu program unggulan yang sukses dilaksanakan pada tahun 2025 dengan cakupan yang luas sebagai berikut:

> Armada & Rute: Sebanyak 107 armada melayani 7 rute utama, mulai dari wilayah perkotaan hingga kecamatan (Baureno, Padangan, Temayang, Tambakrejo, Kalitidu, Ngasem, hingga Sumberrejo).

> Penerima Manfaat: Tercatat 4.903 siswa dari 88 lembaga pendidikan telah memanfaatkan layanan ini.

> Inklusivitas: Memberikan layanan khusus bagi siswa disabilitas yang menjangkau 13 lembaga pendidikan.

Selain meringankan biaya transportasi, tujuan utama program ini adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di usia pelajar. Dengan adanya angkutan gratis, siswa diharapkan tidak lagi membawa kendaraan pribadi ke sekolah, sehingga keamanan di jalan raya lebih terjaga.

Dinas Perhubungan mengimbau masyarakat untuk bersabar selama proses transisi administrasi berlangsung. Pemerintah menjamin bahwa peningkatan kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama demi kenyamanan para pelajar di Bojonegoro.