PeristiwaTNI/POLRI

Pererat Kamtibmas, Kapolres Bojonegoro Sapa Tokoh Agama

liputanbojonegoro637
×

Pererat Kamtibmas, Kapolres Bojonegoro Sapa Tokoh Agama

Sebarkan artikel ini
7D09CDDA 8DDC 4D9B 90D1 DB726AF117D0

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro bergerak cepat memperkuat barisan keamanan melalui jalur spiritual dan kultural.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, menggelar safari silaturahmi dengan mengunjungi tokoh-tokoh kunci agama di wilayah hukumnya, Kamis (19/2/2026).

Langkah proaktif ini dilakukan guna memastikan situasi Kabupaten Bojonegoro tetap kondusif selama umat Islam menjalankan ibadah puasa.

Dalam agenda tersebut, AKBP Afrian mengunjungi dua pimpinan ormas Islam terbesar di Bojonegoro Ketua PC NU Bojonegoro, dr. H. Kholid Ubed, di kediamannya di Jalan Lisman, dan Ketua PD Muhammadiyah Bojonegoro, Drs. H. Suwito, di Kantor At-Taqwa, Jalan Teuku Umar.

Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) seperti Kasat Lantas, Kasat Reskrim, dan Kasat Binmas, Kapolres menekankan bahwa stabilitas daerah tidak bisa hanya dijaga oleh aparat, melainkan butuh “restu” dan kerja sama dari para ulama.

Kepada awak media, AKBP Afrian menjelaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk menanamkan landasan moral di tengah masyarakat.

“Kami ingin membangun komunikasi yang harmonis. Sinergitas antara kepolisian dan pemuka agama adalah kunci untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif selama Ramadhan,” ujar Afrian.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari nilai ukhuwah (persaudaraan). Mengutip sebuah hadis qudsi, Kapolres menekankan pentingnya saling mengunjungi dan mencintai karena Allah SWT sebagai pondasi dalam menjaga kedamaian sosial.

Kehadiran lengkap jajaran satuan fungsi (Lantas, Reskrim, dan Binmas) dalam kunjungan tersebut menunjukkan komitmen Polres Bojonegoro untuk mengawal berbagai aspek keamanan—mulai dari kamseltibcarlantas (keamanan lalu lintas) hingga pencegahan tindak kriminalitas yang kerap meningkat menjelang hari raya.

Melalui dukungan dari tokoh NU dan Muhammadiyah, diharapkan pesan-pesan kamtibmas dapat tersampaikan lebih sejuk dan efektif hingga ke akar rumput melalui mimbar-mimbar dakwah selama bulan suci.