Infotaiment

Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Cipta Jingle Geopark 2026

liputanbojonegoro637
×

Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Cipta Jingle Geopark 2026

Sebarkan artikel ini
27EB9EEF 820D 4C41 9F99 86C62842C916

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), resmi membuka Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro Tahun 2026.

Ajang ini digelar sebagai upaya memperkuat branding daerah sekaligus mengajak masyarakat berkontribusi mempromosikan potensi Geopark Bojonegoro melalui karya musik yang inspiratif.

Sekretaris Disbudpar Kabupaten Bojonegoro, Lukiswati, menjelaskan bahwa musik dipilih karena kekuatannya dalam membangun citra dan memperluas jangkauan promosi.

“Kami ingin mengajak generasi muda dan pelaku seni untuk mempromosikan Geopark Bojonegoro dengan cara yang kreatif dan mudah diingat,” ujar Lukiswati.

Kompetisi ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), baik individu maupun kelompok. Peserta dapat berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga praktisi seni profesional. Namun, panitia menetapkan aturan ketat terkait orisinalitas karya.

Beberapa poin utama persyaratan lomba meliputi:

• Durasi Jingle: 30 hingga 90 detik.

• Bahasa: Menggunakan Bahasa Indonesia atau campuran Bahasa Jawa.

• Konten: Lirik harus memuat nilai edukasi, konservasi, dan kearifan lokal.

• Format: File audio (MP3) dilengkapi teks lirik dan deskripsi konsep.

Satu hal yang ditegaskan oleh panitia adalah larangan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatan karya. Peserta wajib menandatangani surat pernyataan keaslian dan panitia akan melakukan verifikasi ketat. Jika ditemukan indikasi penggunaan AI atau plagiarisme, peserta akan langsung didiskualifikasi.

Dari seluruh karya yang masuk, panitia akan memilih 10 finalis terbaik untuk melaju ke babak grand final. Pada tahap ini, para finalis diwajibkan tampil secara langsung di Bojonegoro dengan membawakan versi lagu penuh berdurasi 4–7 menit.

Kualitas karya akan dinilai oleh dewan juri yang kompeten, termasuk musisi nasional Rere Reza (drummer Grassrock dan eks-additional member Dewa 19/Ada Band).

Kriteria penilaian meliputi Kesesuaian tema Geopark (30%), Orisinalitas dan kreativitas (25%), Kualitas musik dan aransemen (20%), Daya tarik/earworm jingle (15%), dan Kesesuaian teknis (10%)

Pendaftaran dan pengiriman karya telah dibuka sejak 28 Februari hingga 10 April 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang disediakan Disbudpar. Pemenang utama dalam kompetisi ini akan membawa pulang hadiah sebesar Rp 5.500.000.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap jingle pemenang nantinya dapat menjadi identitas musikal atau “ikon suara” resmi yang digunakan dalam berbagai materi promosi pariwisata daerah di tingkat nasional.