Infotaiment

Karang Taruna Muda Karya Dayukidul Bojonegoro Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama

liputanbojonegoro637
×

Karang Taruna Muda Karya Dayukidul Bojonegoro Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama

Sebarkan artikel ini
FD02E29A 8BA9 425B BA21 74DF3038D6E6

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, Karang Taruna Muda Karya Desa Dayukidul kembali menunjukkan aksi nyatanya.

Para pemuda ini menggelar agenda tahunan santunan anak yatim sekaligus buka puasa bersama yang dipusatkan di Balai Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Senin (16/3/2026).

Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini berlangsung khidmat dan hangat. Selain menghadirkan anak-anak yatim sebagai penerima manfaat, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Dayukidul Siti Mutma’inah, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Moch. Choirul Anam, tokoh masyarakat, serta pengurus karang taruna setempat.

Ketua Karang Taruna Muda Karya, Puji Harianto, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial pemuda untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan mulia.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim. Semoga ini memberikan manfaat nyata dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkap Puji dalam sambutannya.

Apresiasi tinggi datang dari Kepala Desa Dayukidul, Siti Mutma’inah.

Ia memuji konsistensi para pemuda yang setiap tahun rutin menyelenggarakan kegiatan sosial tanpa absen. Ia berharap semangat ini menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya.

Senada dengan Kepala Desa, Anggota DPRD Bojonegoro, Moch. Choirul Anam, dalam kultumnya mengaitkan kegiatan ini dengan pesan mendalam dalam Surat Al-Ma’un tentang pentingnya memuliakan anak yatim.

Ia juga menekankan bahwa karang taruna harus lebih dari sekadar panitia lomba Agustus-an.

Poin penting yang disampaikan Moch. Choirul Anam antara lain:

> Inovasi: Karang taruna harus produktif dan berkolaborasi dengan pemerintah desa.

> Pelopor SDM: Pemuda wajib menjadi motor penggerak pembangunan sumber daya manusia di desa.

> Melek Teknologi: Generasi muda tidak boleh gagap teknologi dan harus mampu mempublikasikan potensi desa ke luar.

Acara ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis, doa bersama, dan ramah tamah saat waktu berbuka puasa tiba.

Pihak panitia juga menyampaikan terima kasih mendalam kepada para donatur yang telah menyisihkan rezekinya.

“Terima kasih kepada seluruh donatur. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini dengan balasan terbaik,” tutup perwakilan panitia.