Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan menjelang arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.
Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan masyarakat dan pemudik mendapatkan pelayanan medis yang optimal selama periode Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, menegaskan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Bojonegoro telah berada dalam status siaga.
“Kami memastikan kesiapsiagaan seluruh fasilitas, mulai dari Rumah Sakit, Puskesmas, hingga klinik. Hal ini mencakup ketersediaan obat-obatan, bahan medis habis pakai, serta logistik kesehatan lainnya yang dibutuhkan selama masa libur Lebaran,” ujar Ninik dalam keterangannya.
Selain fasilitas fisik, Dinkes juga menyiagakan armada transportasi medis. Ambulans akan ditempatkan di titik strategis seperti puskesmas dan rumah sakit.
Layanan Public Safety Center (PSC) 119 juga dipastikan beroperasi penuh untuk memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat di jalur mudik.
Dinkes juga meningkatkan pengawasan melalui surveilans epidemiologi. Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini potensi Kejadian Luar Biasa (KLB), penyakit menular, hingga risiko keracunan pangan yang kerap mengancam selama masa libur panjang.
Sebagai upaya menekan angka kecelakaan, Dinkes berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian melakukan pemeriksaan kesehatan atau ramp check bagi pengemudi dan awak bus di perusahaan otobus (PO) Bojonegoro.
“Kami juga melakukan edukasi preventif kepada pemudik, seperti pentingnya menjaga kecukupan cairan, mengendalikan penyakit penyerta (komorbid), serta cara mengatasi kelelahan saat berkendara,” imbuhnya.
Kesiapan ini didukung dengan koordinasi intensif bersama lintas sektoral melalui forum persiapan pengamanan Lebaran yang melibatkan Polres, Kodim, Dinas Perhubungan, hingga BPBD.
Melalui langkah-langkah komprehensif ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap arus mudik dan balik tahun 2026 dapat berjalan lancar.
Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan agar dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, sehat, dan nyaman bersama keluarga.








