Pemerintahan

Wabup Nurul Azizah Paparkan Capaian Strategis Pemkab Bojonegoro saat Shalat Idul Fitri 1447 H

liputanbojonegoro637
×

Wabup Nurul Azizah Paparkan Capaian Strategis Pemkab Bojonegoro saat Shalat Idul Fitri 1447 H

Sebarkan artikel ini
8D63F6ED 453F 4A76 A699 E6AE3F23CFD6

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri 1447 H bersama ribuan jamaah di Masjid Agung Darussalam, Sabtu (21/3/2026). Dalam momen tersebut, Wabup menyampaikan sejumlah capaian kinerja serta target pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono.

Turut hadir mendampingi Wabup, Sekretaris Daerah (Sekda) Edi Susanto, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang Ivan Chusaevi, Kepala DLH Luluk Alifah, Kepala Dinas Kesehatan Ninik Susmiati, serta Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Laela Noer Aeny.

Dalam sambutannya, Nurul Azizah menyampaikan permohonan maaf dan salam dari Bupati Setyo Wahono yang menunaikan shalat Id di Masjid Baabus Shofa. Ia menjelaskan bahwa masjid tersebut kini telah resmi menjadi aset Pemkab Bojonegoro per 20 Februari 2026.

Masjid Baabus Shofa sebelumnya merupakan aset keluarga AKBP (Purn) Budi Djatmiko yang kemudian dihibahkan kepada Nurul Azizah. “Demi kemanfaatan masyarakat luas, kami serahkan Baabus Shofa menjadi aset milik Pemkab Bojonegoro,” terang Wabup yang dikenal ramah ini.

Nurul Azizah memaparkan bahwa meski kekuatan APBD Bojonegoro mengalami penurunan dari kisaran Rp8 triliun (2023-2024) menjadi Rp6 triliun pada 2026, namun indikator kesejahteraan masyarakat justru menunjukkan tren positif berdasarkan data BPS:

• Kesehatan: Angka Harapan Hidup naik dari 73 tahun menjadi 75 tahun.

• Pertanian: Produksi padi melonjak dari 710 ribu ton menjadi 844 ribu ton.

• Sosial: Terjadi penurunan angka kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

• Pemerataan: Pembangunan infrastruktur melalui Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) menjangkau lebih dari 400 desa.

Target Besar Tahun 2026

Pemkab Bojonegoro telah menetapkan beberapa target krusial yang harus dicapai pada tahun ini, di antaranya:

1. Pendidikan: Mewajibkan sekolah bagi 5.610 anak yang tercatat belum mengenyam pendidikan.

2. Elektrifikasi: Menuntaskan penyambungan listrik bagi 776 keluarga yang belum teraliri daya.

3. Kesehatan: Menargetkan Bojonegoro Bebas TBC serta meningkatkan layanan RSUD Bojonegoro menjadi RS Tipe A yang bekerja sama dengan RSCM sebagai rumah sakit pendidikan.

4. Infrastruktur: Melanjutkan pembangunan menara Masjid Darussalam, Alun-alun, Pasar Kota, hingga rencana jalur lingkar selatan.

“Perjuangan masih panjang, kami mohon doa dan dukungannya agar kami dapat membangun Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” tegasnya.

Rangkaian ibadah ditutup dengan khutbah oleh Dr. H. Yogi Prana Izza dengan tema “Mengendalikan Ego Menyembuhkan Luka”. Ia mengajak umat Islam untuk menundukkan batin dan melepaskan segala atribut duniawi—pangkat maupun harta—di hadapan Tuhan yang Maha Adil.

Suasana penuh kehangatan menutup kegiatan tersebut saat Wabup Nurul Azizah beramah tamah dan saling bermaaf-maafan dengan para jamaah di area Masjid Agung Darussalam.