TNI/POLRI

Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Latnister Proglatsi Ketahanan Pangan

liputanbojonegoro637
×

Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Latnister Proglatsi Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
D2E1C6D9 DC5C 4790 911F 56D7D2A7CE98

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kodim 0813 Bojonegoro resmi menggelar Latihan Teknis dan Taktis Teritorial (Latnister) Proglatsi Sistem Blok Ketahanan Pangan Terpadu tahun 2026.

Kegiatan yang berpusat di Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini dimulai pada Kamis (4/6/2026) sebagai upaya nyata meningkatkan kapasitas dan profesionalisme prajurit di bidang teritorial.

Latihan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari (4–9 Juni 2026) ini dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut.

Agenda ini menjadi bukti komitmen TNI Angkatan Darat (AD) dalam menjaga kesiapan prajurit guna menghadapi dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks di wilayah binaan.

Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), para peserta mendapatkan pengarahan teknis langsung dari Bintara Tinggi Operasi dan Latihan (Batiopslat) Kodim 0813 Bojonegoro, Peltu Supriyanto.

Dalam arahannya, Peltu Supriyanto menegaskan bahwa Latnister ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah strategi pembinaan satuan yang terukur dan terarah.

“Latihan ini menjadi sarana penting untuk memantapkan pemahaman dan keterampilan teritorial prajurit. Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk prajurit yang tidak hanya sigap, tetapi juga produktif, inovatif, dan adaptif terhadap dinamika di lapangan,” ujar Peltu Supriyanto, Kamis (4/6).

Selama lima hari ke depan, para prajurit akan digembleng dengan dua materi utama yang menjadi pilar kekuatan teritorial, antara lain:

1 Ketatalaksanaan Binter: Meliputi Pengumpulan Data Teritorial (Puldata Ter), Analisa Kejadian (tabulasi data, klasifikasi/pemetaan wilayah, dan rumusan rencana kegiatan), serta penyusunan kegiatan hingga laporan Binter.

2 Sistem Perencanaan dan Pengendalian (Sisrendal) Binter: Meliputi pemahaman Petunjuk Teritorial, Analisa Potensi Wilayah, Analisa Potensi Pertahanan, Rencana Kegiatan, Telaahan, hingga Program Binter.

Peltu Supriyanto juga mengingatkan bahwa kekuatan utama TNI Angkatan Darat tidak hanya bertumpu pada kemampuan tempur, tetapi juga pada penguasaan wilayah teritorial dan kedekatan emosional dengan masyarakat setempat. Pembangunan ketahanan wilayah harus dimulai dari sinergi yang kuat di tingkat paling bawah.

“Kami berharap Latnister Proglatsi ini dapat menjadi wadah aktualisasi sinergi antara TNI dan masyarakat. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama menciptakan stabilitas keamanan, meningkatkan ketahanan pangan, serta memperkuat ketahanan nasional,” pungkasnya.

Melalui pendekatan latihan yang komprehensif dan aplikatif ini, Kodim 0813 Bojonegoro terus menegaskan perannya sebagai garda terdepan penjaga keutuhan NKRI sekaligus mitra strategis masyarakat dalam membangun wilayah yang aman, tangguh, dan sejahtera.