TNI/POLRI

AKBP Yenni Diarty Temui Pimpinan Muhammadiyah Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

AKBP Yenni Diarty Temui Pimpinan Muhammadiyah Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
DC13DDC0 7FF2 4375 B713 BE4DD1A32EB7

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menggelar agenda safari silaturahmi ke Kantor Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro di Jalan Teuku Umar, Selasa (4/8/2026).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kulonuwun sekaligus komitmen pejabat baru dalam mempererat sinergi menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Kedatangan Kapolres yang didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro tersebut disambut langsung oleh Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro, H. Suwito.

AKBP Yenni Diarty menyampaikan bahwa Muhammadiyah merupakan mitra strategis Polri yang memiliki pengaruh besar dan peran aktif di tengah masyarakat.

Melalui kunjungan ini, pihak kepolisian berharap dapat memperkuat koordinasi serta memupuk ukhuwah demi terciptanya situasi daerah yang aman dan kondusif.

“Kunjungan ini untuk meningkatkan kerja sama, menjalin ukhuwah, memperkuat koordinasi, serta mempererat sinergi.

Muhammadiyah merupakan salah satu mitra penting Polri yang selama ini turut berperan aktif dalam pemeliharaan Kamtibmas melalui visi dan misinya,” ujar AKBP Yenni.

Selain mempererat silaturahmi, Kapolres juga mengajak PDM Bojonegoro untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat agar lebih bijak menyikapi arus informasi, khususnya dalam mengantisipasi penyebaran berita bohong (hoaks) yang dapat memicu keresahan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro, H. Suwito, mengapresiasi langkah cepat Kapolres Bojonegoro dalam merangkul tokoh agama dan Ormas.

Pihaknya menyatakan siap mendukung penuh jajaran Polres Bojonegoro dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di wilayah tersebut.

“Kami siap mendukung tugas dan program Polres Bojonegoro agar sinergitas dalam menjaga kondusivitas Kamtibmas di Kabupaten Bojonegoro terus terjalin dengan baik,” pungkas H. Suwito.