InfotaimentPeristiwa

APPPNAS Bojonegoro Serukan Persatuan dan Tolak Provokasi

×

APPPNAS Bojonegoro Serukan Persatuan dan Tolak Provokasi

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro,  Liputanbojonegoro.com — Aliansi Pemuda Pelopor Perdamaian Nasional (APPPNAS) menyerukan pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, serta stabilitas keamanan nasional.

Imbauan ini disampaikan untuk memastikan iklim sosial dan roda perekonomian masyarakat tetap berjalan dengan aman dan tenteram.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan oleh Ketua APPPNAS, Arif Rahman, dalam konferensi pers di Sekretariat APPPNAS, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (23/8/2026).

Dalam keterangannya, Arif menegaskan bahwa perbedaan pandangan politik maupun penyampaian aspirasi merupakan bagian integral dari dinamika demokrasi.

Kendati demikian, seluruh proses tersebut hendaknya dilakukan secara matang, santun, dan mematuhi koridor hukum yang berlaku.

 Penolakan Terhadap Tindakan Anarkis: APPPNAS mengecam segala bentuk gerakan yang berpotensi memicu kerusuhan, merusak fasilitas umum, atau mengganggu ketertiban masyarakat.

 Dukungan pada Kebijakan Pro-Rakyat: Organisasi menegaskan komitmennya untuk mendukung dan mengawal jalannya program-program strategis pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

 Literasi Informasi: Masyarakat diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh provokasi, berita bohong (hoax), maupun ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persaudaraan sesama anak bangsa.

“Perbedaan pendapat hendaknya diselesaikan melalui jalur dialog dan konstitusi. Keamanan dan ketenteraman wilayah merupakan fondasi utama agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berputar secara normal,” ujar Arif.

APPPNAS menyatakan kesiapannya untuk membangun sinergi lintas organisasi kemasyarakatan guna mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jika diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan, APPPNAS bersiap berpartisipasi aktif dalam memelihara iklim kondusif di pusat pemerintahan.

“Kesiapan kami untuk berkoordinasi hingga ke Jakarta merupakan bentuk komitmen pengawalan terhadap stabilitas nasional sebagai barometer Indonesia. Langkah ini berlandaskan penghormatan terhadap hukum dan ketertiban umum,” tegasnya.

Sebagai penutup, APPPNAS berharap elemen pemuda dapat mengambil peran strategis sebagai agen perdamaian dan perkat persatuan di tengah berbagai dinamika sosial yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *