Olahraga

Fun Aerobic Competition Bojonegoro 2026: Ratusan Peserta Meriahkan HJB ke-349

×

Fun Aerobic Competition Bojonegoro 2026: Ratusan Peserta Meriahkan HJB ke-349

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Ratusan peserta tampil antusias dan penuh semangat dalam Fun Aerobic Competition yang digelar di GOR Utama Bojonegoro, Sabtu (17/10/2026).

Ajang olahraga ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Bojonegoro dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-349 Kabupaten Bojonegoro (HJB).

Kepala Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, mengungkapkan bahwa kompetisi senam aerobik ini merupakan yang pertama kalinya diadakan oleh Dinpora dan diharapkan bisa menjadi agenda rutin tahunan.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membudayakan olahraga di tengah masyarakat agar memberikan dampak jangka panjang terhadap kebugaran dan peningkatan angka harapan hidup.

“Pembangunan kualitas hidup masyarakat tidak hanya ditopang oleh aspek kesehatan, tetapi juga perlu didukung kebiasaan berolahraga. Semakin banyak masyarakat yang aktif berolahraga, semakin baik pula upaya membangun budaya hidup sehat,” ujar Arief.

Untuk menjaga objektivitas dan kualitas perlombaan, Dinpora mendatangkan dewan juri profesional asal Malang dan Surabaya, serta melibatkan instruktur berpengalaman dari Probolinggo, Mojokerto, dan Bojonegoro.

Berbagai kategori menarik dipertandingkan dalam ajang ini, mulai dari kelas perseorangan hingga beregu. Kategori perseorangan mencakup pemula member murni umum, pemula usia di bawah 40 tahun, pemula usia 40 tahun ke atas, mix impact instruktur se-Kabupaten Bojonegoro, dangdut aksesoris umum, hingga dance fitness. Selain itu, terdapat kategori beregu (AC) yang masing-masing grup beranggotakan tiga orang.

Tingginya antusiasme peserta salah satunya dirasakan oleh Theresia, seorang instruktur senam senior yang telah mengajar secara penuh selama lima tahun terakhir.

Tak tanggung-tanggung, ia turun di lima kategori sekaligus, yakni kategori usia 40 tahun ke atas, instruktur, dangdut aksesoris, dance fitness, dan beregu.

Bagi Theresia, kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, tetapi juga sarana memperluas jaringan dan mempererat silaturahmi antarpegiat senam di Bojonegoro.

Ia berharap ke depannya ada kegiatan lanjutan seperti gathering, latihan bersama, hingga fasilitasi pelatihan sertifikasi bagi para instruktur.

“Kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang bagi para instruktur untuk saling mengenal dan menjalin silaturahmi. Harapannya, tidak hanya sebatas persaingan dalam perlombaan, tetapi juga berkembang menjadi kerja sama dan dukungan satu sama lain,” ungkapnya.

Melalui suksesnya penyelenggaraan Fun Aerobic Competition ini, Dinpora dan KORMI Bojonegoro optimistis partisipasi olahraga masyarakat akan terus meningkat, sekaligus memperkuat semangat hidup sehat dan bugar di Kabupaten Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *