Peristiwa

Adu Banteng Truk vs Rush di Bojonegoro, Ini Kronologinya

liputanbojonegoro637
×

Adu Banteng Truk vs Rush di Bojonegoro, Ini Kronologinya

Sebarkan artikel ini
286171BC 3F7F 4F1F A72E 1854B8A22216

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kecelakaan lalu lintas serius terjadi di jalur utama Bojonegoro–Padangan, tepatnya di wilayah Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (2/4/2026) siang.

Insiden di Bojonegoro wilayah Barat ini melibatkan sebuah truk dan mobil Toyota Rush, yang berujung pada lima korban luka-luka.

Peristiwa nahas di Bojonegoro tersebut terjadi sekitar pukul 11.40 WIB di jalan raya yang dikenal cukup padat aktivitas kendaraan.

Benturan keras tak terhindarkan saat kedua kendaraan datang dari arah berlawanan.

Berdasarkan keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, kecelakaan bermula saat truk bernopol AG-8823-RM melaju dari arah timur ke barat.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan (barat ke timur), melaju mobil Toyota Rush bernopol S-1451-CG yang dikemudikan oleh A.F.S. (66), warga Kecamatan Kapas.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi Rush diduga mencoba mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan.

Namun nahas, jarak dengan truk dari arah berlawanan sudah terlalu dekat.

“Karena jarak sudah tidak memungkinkan, tabrakan pun terjadi,” ungkap Ipda Septian.

Akibat kecelakaan tersebut, total lima orang mengalami luka-luka dan dua lainnya luka ringan.

Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Padangan untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban terdiri dari pengemudi dan penumpang kedua kendaraan, termasuk seorang anak berusia 11 tahun dan lansia berusia 81 tahun.

Selain korban luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada kedua kendaraan.

Arus lalu lintas di jalur utama Bojonegoro–Padangan tersebut sempat tersendat akibat proses evakuasi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat hendak mendahului kendaraan lain.

“Pastikan kondisi aman dan jarak cukup sebelum menyalip, karena risiko tabrakan dari arah berlawanan sangat tinggi,” tegasnya.