Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Di Kabupaten Bojonegoro, aktivitas transaksi keuangan di pedesaan kini semakin bergantung pada layanan digital seperti agen Brilink.
Layanan ini memfasilitasi masyarakat dalam melakukan berbagai transaksi, mulai dari transfer uang hingga pembayaran tagihan.
Namun, dengan meningkatnya penggunaan layanan digital, muncul pula potensi tindak kriminal yang perlu diwaspadai.
Menanggapi hal tersebut, Polsek Baureno dari Polres Bojonegoro melakukan patroli dialogis di gerai-gerai Brilink pada hari Selasa, (17/02/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai jenis kemudahan akses yang ditawarkan oleh layanan digital, yang berpotensi disalahgunakan oleh oknum tertentu.
Para personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para agen untuk memberikan edukasi mengenai kewaspadaan terhadap modus kejahatan terbaru.
Kapolsek Baureno, AKP H. Sholeh, S.H., menekankan bahwa sinergi antara pihak kepolisian dan para pelaku usaha sangat penting dalam menjaga keamanan transaksi digital.
Dia mengajak para agen untuk lebih proaktif dalam mengamati nasabah yang tampak ragu atau mencurigakan. Langkah-langkah sederhana seperti ini diharapkan dapat mencegah kerugian yang lebih besar akibat kejahatan.
Patroli yang dilakukan secara berkala dan random ini adalah langkah konkret untuk memastikan bahwa ekosistem ekonomi digital di pedesaan tetap aman.
Respon positif dari para agen Brilink menunjukkan bahwa langkah ini efektif dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan di tingkat desa.
Dengan menjaga keamanan transaksi, Polsek Baureno memastikan bahwa masyarakat Bojonegoro bisa menjalankan aktivitas keuangan mereka dengan tenang.









