Pemerintahan

Bimbingan Teknis untuk Kader Posyandu Bojonegoro, Upaya Tingkatkan Pelayanan Enam Bidang

liputanbojonegoro637
×

Bimbingan Teknis untuk Kader Posyandu Bojonegoro, Upaya Tingkatkan Pelayanan Enam Bidang

Sebarkan artikel ini
115ae9c9 1510 4cc7 bce7 7fe526fa0a20

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro, – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 36 kader Posyandu di Desa Soko, Kecamatan Temayang.

Acara yang merupakan kolaborasi antara Pemkab, Pemerintah Desa Soko, dan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan terpadu di enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Bimtek yang berlangsung di ruang rapat Kantor Desa Soko pada Selasa (12/8/2025) ini secara resmi dibuka oleh Evie Octavia Marini, Kabid Ketahanan Masyarakat Desa/Kelurahan Dinas PMD sekaligus Sekretaris Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Evie menekankan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran kader Posyandu. “Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, kader diharapkan mampu memberikan layanan yang optimal dan tepat sasaran kepada masyarakat,” ujarnya.

Materi Bimtek disampaikan oleh Eka Endang Sri Riyanti dari DPMD Bojonegoro dan M. Fatkhur Rohman dari TA PM P3MD. Materi utama yang disajikan mencakup penyusunan program kerja Posyandu berdasarkan Permendagri No. 13 Tahun 2024, yang dilanjutkan dengan simulasi praktis.

Usai Bimtek, kader diharapkan mampu mengimplementasikan enam bidang SPM Posyandu, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial. Sebagai tindak lanjut, tim pembina dan pengurus Posyandu akan menyusun program kerja tahunan dan lima tahunan, mengajukan usulan anggaran, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala.

Kolaborasi Multisektor Wujudkan Pembangunan Merata

Camat Temayang, M. Basuki, mengungkapkan bahwa kader Posyandu memiliki peran vital dalam membantu pemerintah desa, termasuk dalam pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mencakup seluruh siklus hidup masyarakat, mulai dari ibu hamil hingga lansia.

Kolaborasi ini juga mendapat dukungan penuh dari TMMD. Komandan SST III Satgas TMMD, Letda Infantri Moh. Fathur Rozi, menjelaskan bahwa program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga nonfisik, seperti pelatihan dan bimtek. Menurutnya, TMMD adalah wujud nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa secara merata dan berkelanjutan.

Kepala Desa Soko, Johan, menyambut baik program TMMD ke-125 ini. Ia menyebut bahwa kegiatan fisik dan nonfisik yang diberikan sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk bimtek yang diselenggarakan oleh Dinas PMD ini. “Kegiatan tersebut sangat berguna bagi pengembangan kualitas masyarakat dan juga memudahkan pelayanan kepada masyarakat desa kami,” imbuhnya.

Dengan sinergi berbagai pihak ini, diharapkan visi Kabupaten Bojonegoro untuk mewujudkan masyarakat yang bahagia, makmur, dan membanggakan dapat tercapai.