Pemerintahan

Bupati Bojonegoro Safari ke Pos Nataru Pantau Malam Pergantian Tahun 2026

liputanbojonegoro637
×

Bupati Bojonegoro Safari ke Pos Nataru Pantau Malam Pergantian Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
A987F590 E562 4756 80C5 0D142CA20C60

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Malam pergantian tahun 2026 di Kabupaten Bojonegoro berlangsung dengan suasana yang berbeda dari biasanya. Tanpa gemerlap pesta besar atau keriuhan kembang api, Bojonegoro memilih merayakan momen transisi tahun ini dengan kesederhanaan, kepedulian, dan rasa syukur yang mendalam.

Langkah ini diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sebagai bentuk kepatuhan terhadap instruksi Kapolri dan arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Imbauan tersebut menekankan agar daerah-daerah tidak menggelar pesta kembang api sebagai wujud empati terhadap saudara-saudara di Pulau Sumatera yang tengah berduka akibat bencana tanah longsor dan banjir bandang.

Alih-alih berada di panggung hiburan, Bupati Bojonegoro bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda memilih turun ke jalan. Mereka melakukan safari malam tahun baru dengan mengunjungi lima titik Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Pos Nataru) untuk memberikan apresiasi langsung kepada para petugas yang tetap bersiaga.

“Adapun lima titik yang dikunjungi meliputi Pos Baureno, Pos KAI Balen, Pos A. Yani, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo dan Lapas Bojonegoro.”

Di setiap lokasi, rombongan menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada 3–5 perwakilan petugas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para petugas—mulai dari personel keamanan, penjaga perlintasan kereta api, tukang ojek, hingga tenaga medis—yang merelakan waktu libur demi memastikan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Mereka adalah wajah-wajah di balik layar yang memastikan Bojonegoro tetap aman saat warga lainnya beristirahat dan berkumpul bersama keluarga,” ungkap perwakilan jajaran Pemkab di sela kunjungan.

Setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan, rombongan kembali ke kantor Pemkab Bojonegoro. Tepat sebelum detik-detik pergantian tahun, kegiatan ditutup dengan doa bersama. Harapan dipanjatkan agar di tahun 2026, Bojonegoro dapat terus tumbuh menjadi daerah yang semakin Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.

Perayaan kali ini menjadi pengingat bahwa esensi tahun baru tidak selalu terletak pada kemeriahan fisik, melainkan pada semangat saling menjaga dan kepedulian terhadap sesama “Selamat Tahun Baru 2026”. (Prokopim)