Pemerintahan

Bupati Setyo Wahono Lantik Pengurus PMI Bojonegoro 2026-2031

liputanbojonegoro637
×

Bupati Setyo Wahono Lantik Pengurus PMI Bojonegoro 2026-2031

Sebarkan artikel ini
996ECD1A 35AC 4831 BED1 E9995231FE3E

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro  – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah secara resmi menghadiri pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro masa bakti 2026-2031. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Pendopo Malowopati, Kamis (2/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menekankan bahwa PMI adalah mitra strategis pemerintah dalam misi kemanusiaan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

Ia menitipkan tiga pilar utama bagi jajaran pengurus baru: Dedikasi dan Integritas, Profesionalisme yang Responsif, serta Menjaga Kepercayaan Masyarakat.

“PMI dituntut untuk selalu tanggap dalam melayani kebutuhan masyarakat. Manajemen logistik, terutama penyimpanan darah, harus dilakukan dengan standar kesehatan yang ketat guna menjamin higienitas dan keamanan bagi penerima,” ujar Bupati Setyo Wahono.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk mendukung sarana dan prasarana PMI secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Selain itu, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus periode sebelumnya atas pengabdian mereka selama lima tahun terakhir.

Ketua PMI Bojonegoro, Nini Susmiati, menegaskan bahwa momentum pelantikan ini adalah titik awal perjuangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia mengajak seluruh pengurus untuk segera menyusun program kerja yang solutif dan bersinergi dengan perangkat daerah terkait.

“Kami berkomitmen untuk melayani masyarakat lebih cepat dan lebih baik. Sebagai mitra strategis pemerintah, kami akan terus berkomunikasi erat dalam penanggulangan bencana dan pelayanan sosial,” kata Nini.

Terkait ketersediaan stok darah, Nini memaparkan capaian positif Unit Donor Darah (UDD) PMI Bojonegoro Pemenuhan Kebutuhan Saat ini telah mencapai 2% dari jumlah penduduk Bojonegoro dan Cakupan Wilayah Kebutuhan darah tidak hanya mencukupi untuk wilayah internal Bojonegoro, tetapi juga mampu menyuplai kebutuhan di daerah sekitar.

Selain layanan darah, pengurus baru akan memprioritaskan kolaborasi pada bidang penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan lainnya.

Bupati Setyo Wahono menutup arahannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mensosialisasikan pentingnya donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan bentuk solidaritas kemanusiaan.

Acara pelantikan ini diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru saja dikukuhkan, menandai dimulainya masa bakti lima tahun ke depan untuk kemanusiaan di Bojonegoro. (Prokopim)