Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Desa Mojorejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro sukses menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) tahun 2026 pada Selasa (20/1/2026).
Bertempat di balai desa Mojorejo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegorob, agenda ini menjadi ajang bagi calon nomor urut 01, Sutomo, untuk memaparkan komitmennya dalam memimpin desa ke depan.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimcam Kedungadem (Camat, Kapolsek, dan Danramil), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Penjabat (Pj) Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga pemilik suara.
Dalam orasi visi-misinya, Sutomo menegaskan bahwa pencalonannya didasari oleh panggilan hati untuk memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan optimal hingga akhir masa jabatan. Ia memilih bersikap realistis dengan tidak menebar janji manis yang sulit ditepati.
“Fokus saya adalah keberlanjutan. Mengingat masa jabatan PAW yang terbatas, saya akan menitikberatkan pada inovasi, transparansi pengelolaan anggaran, serta sinergi yang kuat dengan BPD,” tegas Sutomo di hadapan peserta musyawarah.
Sutomo berkomitmen menyelaraskan langkahnya dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) yang telah ada, dengan visi utama: “Terwujudnya masyarakat Desa Mojorejo yang tentram dan sejahtera menuju desa mandiri.”
Guna mewujudkan hal tersebut, ia mengusung sejumlah program prioritas yang terbagi dalam lima bidang utama:
• Pemerintahan & Digitalisasi: Reformasi kinerja aparatur desa dan percepatan pelayanan administrasi melalui sistem digital agar lebih efisien.
• Infrastruktur Prioritas: Penyelesaian proyek jalan lingkungan, drainase, dan penerangan jalan, serta percepatan relokasi Balai Desa melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK).
• Penguatan Ekonomi: Revitalisasi BUMDes sebagai motor penggerak PADes serta pendampingan bagi sektor UMKM dan pertanian.
• Kesejahteraan Sosial: Penurunan angka stunting melalui penguatan Posyandu dan pemberdayaan potensi pemuda melalui Karang Taruna.
• Tanggap Darurat: Manajemen bencana yang lebih responsif dan terencana untuk menghadapi kondisi mendesak.
Menutup paparannya, Sutomo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu pasca-pemilihan. Ia menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja sejak hari pertama jika diberikan amanah oleh warga.
“Desa kita adalah rumah kita. Mari kita jaga dan bangun bersama-sama tanpa membeda-bedakan,” pungkasnya.
Pelaksanaan Musdes ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang mampu membawa Desa Mojorejo ke arah yang lebih maju, transparan, dan akuntabel di masa transisi ini.








