Pemerintahan

Cetak Generasi Qur’ani, Bupati Setyo Wahono Wisuda 318 Santri TPQ An-Nahdliyah di Pendopo Malowopati

liputanbojonegoro637
×

Cetak Generasi Qur’ani, Bupati Setyo Wahono Wisuda 318 Santri TPQ An-Nahdliyah di Pendopo Malowopati

Sebarkan artikel ini
C0DF26E9 F9B1 465F B7D3 9F9FEE4023E7

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan karakter berbasis agama. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, saat menghadiri prosesi Wisuda Khatam Qur’an Santri TPQ An-Nahdliyah se-Kabupaten Bojonegoro yang digelar di Pendopo Malowopati, Sabtu (27/12/2025).

Hadir didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah, Bupati Setyo Wahono disambut hangat oleh 318 peserta wisuda yang berasal dari perwakilan tiap kecamatan di wilayah Bojonegoro. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Pengurus TPQ An-Nahdliyah Pusat, perwakilan Kementerian Agama Bojonegoro, PCNU, serta RMI Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan dan bacaan Al-Qur’an mereka.

“Kami merasa bersyukur karena visi kami adalah membentuk generasi Bojonegoro yang tidak hanya cerdas, berilmu, dan kompetitif, tetapi juga memiliki akhlakul karimah. Al-Qur’an harus menjadi pedoman perilaku sehari-hari,” ujar Setyo Wahono.

Bupati juga menekankan bahwa penghargaan bagi santri yang khatam Al-Qur’an merupakan bentuk penghormatan atas ketekunan dan disiplin yang telah mereka jalani. Beliau berharap anugerah ini menjadi motivasi bagi santri untuk terus berkontribusi positif bagi daerah dan bangsa di masa depan.

Lebih lanjut, Setyo Wahono berpesan agar nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya berhenti pada hafalan, tetapi diimplementasikan secara nyata di lingkungan keluarga, sekolah, hingga tempat kerja.

“Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan nyata dalam mencetak generasi yang beriman dan berdaya saing tinggi. Generasi yang mampu beradaptasi dengan zaman namun tetap teguh pada ajaran Al-Qur’an dan Hadist,” imbuhnya.

Di akhir acara, Bupati secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah sabar membimbing anak-anaknya belajar agama. Apresiasi setinggi-tingginya juga diberikan kepada para Ustaz, Ustazah, dan pengasuh pesantren atas dedikasi tanpa lelah dalam membina generasi muda Bojonegoro.

Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian penghargaan bagi santri berprestasi dari berbagai wilayah kecamatan. (Prokopim)