Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, S.T., secara resmi membuka kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat di kawasan Wisata Air Grogolan, Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Bojonegoro, pada Jumat (27/3/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Korps Kadet Republik Indonesia Bersatu Dalam Kebangsaan, Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Cinta Tanah Air”.
Sebanyak 183 peserta terlibat dalam kegiatan ini, yang terdiri dari 56 personel TNI dan 127 pelajar setingkat SMA/SMK/MA dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Pembukaan Persami KKRI ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro, Jajaran Forkopimcam Dander dan Asper Perhutani Dander, dan Para Danramil serta Danposramil jajaran Kodim 0813 Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menekankan bahwa di tengah masifnya teknologi informasi, masyarakat dihadapkan pada dua sisi mata uang.
Di satu sisi, teknologi mendukung visi Asta Cita Presiden RI 2024-2029, namun di sisi lain terdapat ancaman nyata.
“Dinamika saat ini menimbulkan kerawanan berupa penyebaran berita bohong (hoaks), intoleransi, ujaran kebencian, hingga paham radikalisme yang berpotensi melemahkan persatuan bangsa serta mengganggu stabilitas nasional,” ujar Letkol Inf Dedy.
Dandim menjelaskan bahwa program Pembinaan Teritorial (Binter) ini merupakan bagian integral dari fungsi TNI AD dalam menyiapkan kekuatan pertahanan darat.
Program ini diselaraskan dengan misi Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam pemantapan sistem pertahanan negara dan penguatan ideologi Pancasila.
Tujuan utama dari Persami KKRI 2026 ini adalah Menyiapkan generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme kuat, Membangun ketahanan yang tangguh untuk memperkokoh persatuan bangsa, dan Mewujudkan ruang, alat, dan kondisi juang yang optimal.
“Semoga melalui kegiatan ini, semangat juang dan rasa cinta tanah air para generasi muda di Bojonegoro semakin tumbuh subur demi masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkas Dandim.






