PemerintahanPertanian

Desa Guyangan Jadi Contoh, Arumi Bachsin Apresiasi Sukses Program “Aku Hatinya PKK” Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Desa Guyangan Jadi Contoh, Arumi Bachsin Apresiasi Sukses Program “Aku Hatinya PKK” Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
F49E0394 0FB1 497D B9EF 1AFF877D0B54

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Suasana Desa Guyangan, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, pada Kamis (4/12/2025) tampak meriah seiring dilaksanakannya kegiatan petik hasil program Kampung Aku Hatinya PKK. Acara ini menjadi momentum istimewa yang menunjukkan keberhasilan pemanfaatan lahan pekarangan rumah tangga menjadi sumber pangan produktif dan bernilai ekonomi.

Kegiatan ini semakin terasa spesial dengan kehadiran langsung Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono.

Para kader PKK Desa Guyangan memamerkan beragam hasil kebun pekarangan yang mereka kelola dengan tekun. Tidak hanya sayuran segar dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), namun pekarangan di desa ini juga telah dikembangkan untuk budidaya ikan lele dan ayam petelur.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa pekarangan rumah kini bertransformasi menjadi sumber ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan.

Arumi Bachsin Emil Dardak dan Cantika Wahono terlihat antusias saat berkeliling, melihat langsung area kebun dan turut memetik sayuran yang siap panen.

Arumi Bachsin memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi antara PKK Kabupaten Bojonegoro dan masyarakat Desa Guyangan. Ia memuji keberhasilan mereka dalam mengubah lahan pekarangan menjadi sumber ketahanan pangan yang vital bagi keluarga.

“Hal ini menjadi motivasi besar bagi para kader untuk terus mengembangkan kreativitasnya,” ujar Arumi Bachsin.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, mengungkapkan rasa bangganya menjadikan Desa Guyangan sebagai contoh sukses dalam pemanfaatan pekarangan.

Dalam sambutannya, Cantika Wahono menekankan bahwa intensifikasi pemanfaatan tanah pekarangan adalah kunci untuk mewujudkan kemandirian pangan bersama. Ia juga mendorong agar momen ini dijadikan ruang berbagi ilmu dan praktik baik antarkader.

“Pemanfaatan tanah pekarangan di Kabupaten Bojonegoro sudah berjalan dengan baik, salah satunya di Desa Guyangan ini. Bahkan hasil kebun pekarangan sudah bisa menghasilkan tambahan pendapatan,” jelasnya.

Cantika Wahono menutup sambutannya dengan mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat untuk terus berinovasi dan melanjutkan program ini agar manfaatnya semakin luas, meliputi hasil kebun, budidaya ikan lele, dan ayam petelur.

Kegiatan panen raya ini bukan hanya tentang memetik hasil, tetapi juga menjadi momen kebersamaan untuk saling bertukar pengalaman, mulai dari cara merawat tanaman, mengolah lahan sempit, hingga membudidayakan ternak kecil dari rumah.

Melalui program ini, Desa Guyangan telah membuktikan bahwa kemandirian pangan dapat dimulai dari langkah kecil di pekarangan rumah sendiri. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi dan ditiru oleh desa-desa lain di Bojonegoro untuk menciptakan masyarakat yang semakin bahagia, makmur, dan membanggakan. (Prokopim)