Pemerintahan

Dispusip Bojonegoro Jajaki Kerja Sama dengan Konsulat AS

liputanbojonegoro637
×

Dispusip Bojonegoro Jajaki Kerja Sama dengan Konsulat AS

Sebarkan artikel ini
CFCA04AB 0CA4 4095 B65F 4D64D0F9A710

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bojonegoro terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat. Pada Rabu (11/02/2026).

Dispusip menerima kunjungan penting dari perwakilan Konsulat Amerika Serikat dan Peace Corps Indonesia guna membahas pengembangan program pembelajaran bahasa asing.

Kunjungan tersebut berfokus pada dua agenda utama: penjajakan kerja sama pembangunan fasilitas English Corner serta monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kinerja relawan Peace Corps, Miss Lucy, yang selama ini aktif mengajar di program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Kepala Dispusip Bojonegoro, Erick Firdaus, menyambut hangat rombongan tersebut di kantornya. Ia mengungkapkan bahwa kolaborasi internasional ini merupakan langkah nyata untuk memperluas akses pendidikan bahasa Inggris secara gratis dan inklusif bagi warga Bojonegoro.

“Kehadiran relawan seperti Miss Lucy memberikan dampak positif yang luar biasa terhadap antusiasme masyarakat, terutama generasi muda. Kami sangat mengapresiasi pendampingan yang telah diberikan selama ini,” ujar Erick.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Dispusip juga menyampaikan harapan besar agar usulan hibah English Corner dapat segera disetujui. Fasilitas ini nantinya akan menjadi ruang khusus pembelajaran yang dilengkapi dengan koleksi literatur internasional dan sarana pendukung yang representatif.

Erick menambahkan bahwa English Corner diproyeksikan menjadi magnet baru bagi pemustaka. “Kehadiran fasilitas ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang haus akan informasi internasional dan ingin mengasah kemampuan bahasa mereka di tempat yang nyaman,” imbuhnya.

Dispusip Bojonegoro berharap kolaborasi dengan Peace Corps tidak berhenti pada satu periode saja. Mengingat tingginya minat masyarakat, pemerintah daerah berharap adanya keberlanjutan penugasan relawan setiap tahunnya.

“Kami berharap setiap tahun ada relawan yang ditugaskan untuk membantu pengembangan literasi di Bojonegoro. Dukungan ini sangat berarti dalam meningkatkan kualitas dan ragam layanan perpustakaan kami ke depannya,” pungkas Erick.

Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Bojonegoro yang lebih kompetitif di kancah global melalui penguasaan bahasa internasional yang mumpuni.