Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Aksi pencurian di tempat ibadah kembali meresahkan warga. Masjid At Thoriqul Huda yang terletak di Dusun Payak, Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, menjadi sasaran komplotan pencuri kotak amal pada Rabu (3/2/2026) malam.
Aksi kriminal tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Memanfaatkan kondisi masjid yang sepi, dua orang pelaku yang identitasnya belum diketahui merangsek masuk dan membobol kotak amal.
Kejadian ini baru disadari oleh pengurus masjid pada Kamis dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, saat mereka hendak melakukan persiapan untuk sholat Subuh. Setelah diperiksa, isi kotak amal yang merupakan dana umat telah raib.
Meski beraksi di tengah malam, kedua pelaku tidak menyadari bahwa seluruh pergerakan mereka terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area masjid. Dalam rekaman tersebut, kedua pelaku terlihat cukup leluasa mengeksekusi aksinya.
Video rekaman CCTV ini pun telah tersebar luas di media sosial dan grup percakapan warga, memicu gelombang kecaman dari masyarakat setempat.
Warga Desa Purwoasri mengaku sangat terpukul atas insiden ini. Naryo, salah seorang warga, menyatakan bahwa kemarahan warga muncul bukan hanya karena kerugian materiil, melainkan karena hilangnya rasa hormat pelaku terhadap tempat ibadah.
“Yang membuat kami miris, pencurian ini terjadi di tempat ibadah. Soal nominal uangnya belum kami pastikan, tapi jelas peristiwa ini sangat melukai perasaan warga,” ungkap Naryo.
Sebagai tindak lanjut, pihak pengurus masjid dan warga sepakat untuk:
• Melaporkan kasus ke pihak berwajib dengan melampirkan bukti rekaman CCTV.
• Meningkatkan sistem pengamanan di lingkungan masjid untuk mencegah kejadian serupa.
• Memperketat pengawasan warga terhadap orang asing yang masuk ke desa pada jam-jam rawan.
Saat ini, warga berharap aparat kepolisian dari Polsek Sukosewu dapat segera mengidentifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang ada dan menindak tegas perbuatan mereka.






