HukrimPeristiwa

Dump Truck Proyek Irigasi Waduk Pacal Sebabkan Jalan Sugihwaras Balen Licin

liputanbojonegoro637
×

Dump Truck Proyek Irigasi Waduk Pacal Sebabkan Jalan Sugihwaras Balen Licin

Sebarkan artikel ini
F6CBA5C1 BC2E 490D A36E CCA01A7D16CE

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Proyek rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Pacal justru memunculkan persoalan baru bagi warga di Kabupaten Bojonegoro.

Aktivitas proyek tersebut menyebabkan kondisi jalan menjadi berlumpur dan licin, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, ruas jalan PUK Balen–Sugihwaras, khususnya di wilayah Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu, hingga Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, dipenuhi tanah yang berceceran di badan jalan.

Material tanah tersebut diduga berasal dari aktivitas pengerukan irigasi yang diangkut menggunakan dump truck tanpa pengamanan maksimal.

Kondisi jalan yang licin semakin parah ketika hujan turun.

Lumpur yang menutupi aspal membuat pengendara, khususnya roda dua, harus ekstra hati-hati saat melintas.

Tak sedikit warga yang mengaku khawatir terjadi kecelakaan lalu lintas akibat kondisi tersebut.

Salah seorang warga Desa Mayangkawis, Supri, mengungkapkan bahwa dampak proyek irigasi ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia menilai, tanah yang berjatuhan dari kendaraan proyek berpotensi menimbulkan kecelakaan dan merugikan banyak pihak.

“Jalan jadi sangat licin. Dump truck keluar masuk membawa tanah hasil kerukan irigasi, tapi banyak yang berjatuhan di jalan. Ini jelas membahayakan, apalagi untuk pengendara motor,” ujarnya, Senin (4/1/2026).

Keluhan serupa juga disampaikan Kardi (40), warga Desa Duyungan. Menurutnya, sejak proyek rehabilitasi irigasi berjalan, warga merasa was-was setiap kali melintasi jalan tersebut.

“Setiap ada proyek irigasi, memang risikonya seperti ini. Tanah berceceran di jalan akibat dump truck keluar masuk, dan itu bikin jalan licin. Pengendara motor paling rawan,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, warga berharap pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait segera melakukan evaluasi ulang Standar Operasional Standar Prosedur (SOP), khususnya terkait mitigasi dampak proyek di musim penghujan.

Warga juga mendesak adanya percepatan pembersihan jalan serta tindakan tegas agar dump truck tidak lagi mengotori badan jalan.

Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah kecelakaan, menjaga keselamatan pengguna jalan, dan memastikan kelancaran mobilitas warga di sepanjang jalur PUK Balen–Sugihwaras.

Diketahui bahwa proyek rehabilitasi jaringan irigasi D.I. pacal tahap 1 (satu), tahun 2025 dikerjakan oleh PT Tiara Multi Teknik dengan sumber dana yakni Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), nilai Rp57.616.642.864,55, untuk waktu pelaksanaan 240 hari dan waktu pemeliharaan 365 hari.