Pemerintahan

DWP Bojonegoro Fokus Target Zero Stunting dan Efisiensi ASN

liputanbojonegoro637
×

DWP Bojonegoro Fokus Target Zero Stunting dan Efisiensi ASN

Sebarkan artikel ini
516D24C2 5E52 48E9 BB87 183400908DB2

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program pembangunan daerah.

Hal ini mengemuka dalam pertemuan rutin DWP yang digelar di ruang rapat DWP Bojonegoro pada Kamis (2/4/2026).

Pembina DWP Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, sinergi seluruh komponen masyarakat—termasuk peran ibu-ibu DWP—sangat krusial untuk mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan.

Dalam kesempatan tersebut, Edi Susanto memaparkan kebijakan baru terkait efisiensi energi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemkab kini mengimbau penggunaan transportasi non-BBM setiap hari Senin.

“Kebijakan ini bertujuan ganda: efisiensi bahan bakar dan mendorong pola hidup sehat. Dengan bersepeda ke kantor, ASN secara tidak langsung sudah berolahraga sebelum mulai bekerja,” ujar Edi.

Selain efisiensi energi, para ASN juga diingatkan untuk lebih bijak dalam pola belanja dan melakukan penyesuaian anggaran pada masing-masing OPD guna merespons kondisi ekonomi yang dinamis.

Memasuki tahun 2026, Pemkab Bojonegoro menetapkan target ambisius yakni Zero Stunting dan Zero TBC. DWP dinilai memiliki peran strategis dalam melakukan deteksi dini dan pelaporan di tingkat keluarga serta lingkungan sekitar.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Emi Edi Susanto, telah menyiapkan langkah konkret melalui program unggulan bernama “DWP Cerdas”.

“Kami fokus pada edukasi remaja usia 12 hingga 15 tahun sebagai langkah preventif. Mereka dibekali pemahaman mengenai gizi seimbang dan pola hidup sehat agar mata rantai stunting dapat terputus sejak dini,” jelas Emi.

Tak hanya memberikan edukasi secara teoritis, DWP Bojonegoro juga akan mengintensifkan program Turba (Turun ke Bawah).

Program ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi di lapangan dan memastikan seluruh bantuan atau penyuluhan pemerintah berjalan tepat sasaran.

Melalui penguatan kolaborasi ini, DWP diharapkan tidak sekadar menjadi organisasi pendamping, tetapi menjadi mitra aktif yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga di seluruh penjuru Bojonegoro.