Liputanbojonegoro.com, Surabaya – Kabupaten Bojonegoro kembali memperkuat posisinya sebagai daerah yang peduli lingkungan di tingkat provinsi. Sebanyak empat desa di Bojonegoro sukses menyabet penghargaan Desa/Kelurahan Bersih dan Lestari (BERSERI) Tahun 2025 dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi dalam rangkaian acara Peresmian Masjid Nurul Hayat dan Gedung Utama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur di Kota Surabaya, Senin (29/12/2025).
Berdasarkan hasil penilaian lapangan yang ketat, empat desa tersebut dinilai berhasil menunjukkan komitmen tinggi dalam pelestarian alam. Berikut adalah daftar desa peraih penghargaan:
1. Kategori Mandiri: Desa Purwosari (Kecamatan Purwosari).
2. Kategori Madya: Desa Deru (Kecamatan Sumberrejo).
3. Kategori Pratama: Desa Klino (Kecamatan Sekar) dan Desa Margomulyo (Kecamatan Margomulyo).
Kepala DLH Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras kolektif. Fokus penilaian mencakup manajemen pengelolaan sampah mandiri, program penghijauan lingkungan, hingga tingkat partisipasi warga dalam menjaga ekosistem lokal.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Penghargaan BERSERI ini adalah bukti nyata adanya sinergi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Luluk.
Pihak DLH Bojonegoro berharap keberhasilan empat desa ini dapat menjadi role model atau inspirasi bagi ratusan desa lainnya di Bojonegoro. Luluk menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan pendampingan intensif agar semangat pelestarian lingkungan ini merata di seluruh wilayah.
“Mari kita jadikan budaya menjaga alam ini sebagai warisan terbaik untuk generasi mendatang. Hal ini sejalan dengan semangat ‘Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan’,” pungkasnya.
Prestasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada piagam penghargaan, namun terus berkembang menjadi gaya hidup berkelanjutan bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.






