PemerintahanPeristiwa

Forum GenRe Bojonegoro Perkuat Peran Remaja Lewat Capacity Building di Sekar

liputanbojonegoro637
×

Forum GenRe Bojonegoro Perkuat Peran Remaja Lewat Capacity Building di Sekar

Sebarkan artikel ini
4aef634b 8f6c 4244 a07f bd191d5a6070

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Deru semangat generasi muda mewarnai udara sejuk Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. Selama dua hari, 9–10 Agustus 2025, Forum Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Bojonegoro menggelar capacity building perdana bagi pengurus baru periode 2025–2027.

Kegiatan ini menjadi pijakan awal untuk membangun pondasi kepemimpinan remaja Bojonegoro melalui konsep besar “Siap Aksi Generasi Emas yang Menginspirasi & Berkolaborasi dalam Perencanaan Kehidupan Berkeluarga”. Forum ini berada di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bojonegoro(DP3AKB), dan diharapkan menjadi wadah strategis untuk mengawal masa depan generasi muda.

Tak hanya sesi materi, peserta juga diajak membangun kekompakan lewat kegiatan luar ruang, termasuk pendakian Gunung Pandan. Filosofi yang diusung sederhana namun sarat makna:
Meski lelah dan terjal, tujuan tetap satu, sampai di puncak bersama. Kebersamaan ini diharapkan menjadi kekuatan emosional bagi pengurus baru dalam mengemban amanah besar.

Sambutan Pembukaan: GenRe Harus Jadi Agen Perubahan
Pada upacara pembukaan yang berlokasi di rumah Pesanggrahan, Kepala Bidang KBKS Dinas P3AKB Kabupaten Bojonegoro, Dr. Fitri Munira Pitaloka, M.Kes., menyampaikan pesan tegas dan penuh motivasi.

“Pengurus GenRe Kabupaten Bojonegoro adalah role model dan garda terdepan yang akan membawa perubahan nyata bagi remaja kita. Kalian adalah agent of change yang akan menentukan warna masa depan daerah ini. Untuk itu, dibutuhkan keberanian berpikir, inovasi yang segar, serta gagasan yang visioner.

Isu-isu krusial remaja seperti pernikahan dini, bullying, hingga rendahnya kesadaran akan perencanaan masa depan, membutuhkan perhatian serius. Kegiatan capacity building ini adalah langkah awal untuk membekali diri, menyatukan visi, dan menguatkan komitmen agar kita mampu menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi remaja di Bojonegoro.

Kita ingin GenRe Bojonegoro menjadi forum yang keren, kreatif, dan produktif. Bukan hanya sekadar organisasi, tapi juga rumah besar yang melahirkan remaja aktif, berintegritas, dan peduli pada lingkungannya. Saya percaya, dengan semangat kebersamaan, Bojonegoro akan dikenal sebagai daerah yang memiliki generasi muda yang tangguh, berprestasi, dan menginspirasi,” tuturnya.

Sebagai tambahan informasi dari kami, Ketua Forum GenRe Kabupaten Bojonegoro periode 2025–2027, Sobat Teguh Cahyono, juga menekankan pentingnya peran aktif anak muda dalam menjawab tantangan zaman.

“Isu krusial remaja seperti pernikahan dini, bullying, dan berbagai persoalan lainnya tidak bisa selalu kita abaikan. Remaja harus bergerak, beraksi, dan berkolaborasi. Kita juga ingin berkontribusi pada visi besar Indonesia Emas 2045, sekaligus menyelaraskan gagasan Bupati Bojonegoro untuk mewujudkan daerah yang bahagia, makmur, dan membanggakan. Saya percaya, dengan komitmen bersama, Bojonegoro bisa menjadi contoh bagaimana anak muda mampu mengubah tantangan menjadi peluang. Tutur teguh.

Dengan visi dan semangat kolaboratif, capacity building ini diharapkan melahirkan program-program inovatif yang mampu menjadi opsi solusi bagi permasalahan remaja. Generasi emas sedang disiapkan, bukan hanya untuk masa depan daerah, tapi juga untuk menginspirasi negeri.