Pemerintahan

Gerakan Pangan Murah di Balen Bojonegoro Omzet Rp39 Juta

liputanbojonegoro637
×

Gerakan Pangan Murah di Balen Bojonegoro Omzet Rp39 Juta

Sebarkan artikel ini
1E96A184 1213 449D B407 D51F68718635

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro sukses menarik antusiasme warga.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Futsal Desa Penganten, Kecamatan Balen, pada Jumat (25/02/2026) tersebut mencatatkan total omzet penjualan mencapai lebih dari Rp39 juta.

Kepala Dinas DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, menyampaikan bahwa tingginya angka tersebut mencerminkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengakses bahan pangan berkualitas dengan harga di bawah harga pasar.

“Beras menjadi komoditas yang paling diburu masyarakat, dengan total penjualan mencapai 1.000 kg. Hal ini wajar mengingat beras merupakan kebutuhan pokok utama,” ujar Zaenal.

Selain beras, produk Minyakita tercatat menempati urutan kedua dalam volume penjualan tertinggi. Untuk semakin meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga, pihak penyelenggara juga memberikan subsidi khusus telur ayam ras sebesar Rp5.000 per kilogram melalui dukungan BPR Bank Daerah Bojonegoro.

Tak hanya menyediakan bahan pangan strategis seperti gula pasir dan minyak goreng, kegiatan GPM kali ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk olahan mereka.

Langkah ini dinilai efektif dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif di tingkat desa.

Zaenal Fanani menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, GPM bukan sekadar pasar murah musiman, melainkan instrumen strategis Pemkab Bojonegoro dalam menjaga stabilitas pasokan, memastikan keterjangkauan harga, serta mengendalikan inflasi daerah.

“Kami bersyukur kegiatan berjalan tertib dan lancar. Keberhasilan di Desa Penganten ini menjadi pelecut bagi kami untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program serupa,” pungkasnya.