Infotaiment

Jalan Desa Dayukidul Bojonegoro Kini Mulus dengan Rigid Beton

liputanbojonegoro637
×

Jalan Desa Dayukidul Bojonegoro Kini Mulus dengan Rigid Beton

Sebarkan artikel ini
AA80464E 6292 4CEF 80C8

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Warga Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem,  Bojonegoro kini dapat bernapas lega. Jalan poros desa yang dulunya rusak parah dan menghambat mobilitas, kini telah bertransformasi menjadi jalan rigid beton yang kokoh dan nyaman dilalui.

Pembangunan infrastruktur ini merupakan realisasi dari program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Desa Dayukidul, Siti Mutma’inah, S.Pd, menjelaskan bahwa proyek ini mencakup jalan sepanjang 1.655 meter dengan lebar bervariasi antara 3 hingga 4 meter.

Pembangunan tersebut difokuskan pada tiga titik vital, yaitu Dusun Nglongok, Dusun Demping, dan Dusun Dayugeneng

Ketiga jalur ini dipilih karena merupakan urat nadi perekonomian warga serta menjadi penghubung strategis menuju Desa Pejok dan Desa Duwel.

“Alhamdulillah, manfaatnya sudah bisa dirasakan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Bapak Bupati Setyo Wahono dan Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah atas anggaran ini,” ungkap Siti Mutma’inah, Selasa (3/3/2026).

Perubahan kondisi jalan ini membawa dampak instan bagi kesejahteraan warga. Mansur, salah satu warga setempat, menyebut pembangunan ini sebagai “mimpi yang jadi kenyataan.”

Menurutnya, manfaat jalan cor ini menyentuh berbagai aspek kehidupan  Memudahkan akses berangkat sekolah bagi siswa PAUD hingga SLTA, Memperlancar pengangkutan hasil panen, terutama jagung dari kawasan hutan Dusun Nglongok, dab Mempercepat akses layanan medis dan distribusi barang dagangan.”tuturnya.

Di tengah kemajuan infrastruktur ini, Siti Mutma’inah juga mengajak warganya untuk menjaga iklim desa yang harmonis. Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial.

“Kita semua punya tujuan yang sama, yaitu membangun Dayukidul. Mari kita dukung program desa dengan semangat kebersamaan,” tegasnya.

Dengan mengusung semangat “Dayukidul Bermartabat” (Bergerak Bersama Masyarakat), pemerintah desa berharap infrastruktur yang mumpuni ini menjadi batu loncatan bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan warga yang lebih luas di masa depan.