TNI/POLRI

Jalan Penghubung Desa Soko-Pajeng Dikebut, Program TMMD ke-125 Pacu Perekonomian Lokal

liputanbojonegoro637
×

Jalan Penghubung Desa Soko-Pajeng Dikebut, Program TMMD ke-125 Pacu Perekonomian Lokal

Sebarkan artikel ini
5d4745da 2e8c 45a4 bf40 ade12353aa69

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus digenjot untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pembangunan jalan cor beton sepanjang 1.372 meter dengan lebar 3,5 meter yang menghubungkan Desa Soko (Kecamatan Temayang) dan Desa Pajeng (Kecamatan Gondang).

Menurut Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke-125, Lettu Inf Setyo Budi, pembangunan jalan ini telah dimulai sejak tahap Pra-TMMD dan saat ini sudah mencapai 83,55%. Proyek ini menjadi bagian penting dari sasaran fisik program TMMD yang berlangsung mulai 23 Juli hingga 21 Agustus 2025.

Lettu Inf Setyo Budi menjelaskan bahwa jalan penghubung ini sangat vital bagi masyarakat Desa Soko yang lokasinya terpencil dan dikelilingi perbukitan serta hutan. Dengan adanya jalan ini, mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian, diharapkan akan lebih mudah, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Pembangunan jalan cor beton ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Lettu Inf Setyo Budi. Ia juga berpesan kepada seluruh personel Satgas TMMD untuk terus menjaga profesionalisme dan semangat gotong royong agar target pengerjaan dapat tercapai sesuai jadwal.

Untuk mempercepat proses pengerjaan, pengecoran jalan dilakukan secara kolaboratif antara personel Satgas TMMD dan masyarakat. Selain itu, pengerjaan ini juga didukung oleh satu unit truk molen dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Selain pembangunan infrastruktur fisik, program TMMD ke-125 juga menyertakan kegiatan non-fisik. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan semangat ekonomi kerakyatan dan gotong royong di tengah masyarakat.