Infotaiment

Jamaah Haji Bojonegoro Tiba, Isak Tangis Keluarga Pecah

liputanbojonegoro637
×

Jamaah Haji Bojonegoro Tiba, Isak Tangis Keluarga Pecah

Sebarkan artikel ini
666B7DB2 D20E 4321 85A1 D6FEA77BD06B

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Jalan P. Mas Tumapel, Kabupaten Bojonegoro, seiring kedatangan kembali rombongan jamaah haji dari Tanah Suci.

Ribuan penjemput yang merupakan anggota keluarga jamaah tampak memadati area kedatangan sejak dini hari untuk menyambut sanak saudara mereka.

Berdasarkan data yang dihimpun, pemulangan jamaah haji asal Kabupaten Bojonegoro dilakukan secara bertahap dalam beberapa gelombang.

Pemulangan perdana diawali oleh Kloter 30 yang tiba pada Senin (8/6/2026). Selanjutnya, disusul oleh Kloter 37, 38, dan 39 pada Kamis (11/6/2026) dini hari, serta diakhiri oleh kedatangan Kloter 40, 41, dan 42 pada Jumat (12/6/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan momen emosional pecah saat bus yang membawa rombongan jamaah mulai memasuki area kedatangan. Sorak gembira, lambaian tangan, hingga air mata bahagia tak terbendung ketika para jamaah turun dari bus dan langsung dipeluk erat oleh keluarga yang sudah lama menanti.

Selain membawa barang bawaan utama, sejumlah jamaah juga tampak menjinjing oleh-oleh khas Arab Saudi, seperti boneka unta berbagai ukuran yang menjadi simbol kebahagiaan tersendiri dalam menyemarakkan kepulangan mereka.

Salah satu jamaah haji lansia, Karsini, mengungkapkan rasa syukur mendalam karena dapat menyelesaikan seluruh rukun haji dalam keadaan sehat walafiat. Ia mengaku sangat terharu, terutama saat pertama kali melihat Ka’bah.

“Alhamdulillah senang sekali. Waktu pertama melihat Ka’bah rasanya campur aduk, sampai menetes air mata. Di sana ibadah lancar dan petugas banyak membantu,” ujar Karsini saat ditemui di lokasi.

Senada dengan Karsini, Sumidi, jamaah sepuh lainnya, mengakui bahwa cuaca ekstrem di Arab Saudi sempat menjadi tantangan tersendiri selama beribadah. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk menyelesaikan rangkaian ibadah haji.

“Alhamdulillah semuanya lancar. Memang cuacanya panas, tetapi karena niat ibadah jadi terasa ringan. Yang paling membahagiakan adalah saat bus sampai dan melihat anak cucu sudah menunggu. Rasanya lega sekali,” tutur Sumidi.

Secara umum, proses kepulangan jamaah haji Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi momen sakral pertemuan kembali keluarga setelah perjalanan spiritual yang panjang di Tanah Suci.