HukrimPeristiwa

Kecelakaan Maut di Kalitidu Bojonegoro, Pengendara Vario Tewas

liputanbojonegoro637
×

Kecelakaan Maut di Kalitidu Bojonegoro, Pengendara Vario Tewas

Sebarkan artikel ini
C60AB61E 6759 4681 96FF 758A1E49B115

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kecelakaan maut yang melibatkan aksi tabrak lari terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Padangan, tepatnya di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Kamis malam (18/12/2025). Insiden ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tutup usia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 22.15 WIB di tengah kondisi cuaca hujan deras yang memicu jarak pandang terbatas.

Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, kecelakaan bermula saat sebuah sepeda motor yang belum diketahui identitasnya melaju dari arah timur ke barat. Di saat yang sama, korban bernama Nur Tri Cahyani (20), warga Desa Wotanngare, melaju searah di belakangnya menggunakan Honda Vario bernopol S-5315-ABZ.

“Diduga karena kondisi hujan dan kurangnya konsentrasi terhadap arus lalu lintas di depannya, pengendara Honda Vario menabrak kendaraan di depannya. Motor korban kemudian oleng ke kiri dan menghantam pembatas jalan,” ungkap Ipda Septian.

Identitas Korban Nur Tri Cahyani (20), warga Desa Wotanngare, Kalitidu (Meninggal dunia), SedangkanPelaku Pengendara motor tak dikenal yang langsung melarikan diri dari lokasi sesaat setelah benturan terjadi.

Pasca-benturan keras, korban yang mengalami luka serius segera dievakuasi oleh warga dan petugas ke RS Muhammadiyah Kalitidu. Namun, meski tim medis telah berupaya melakukan penanganan intensif, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Pihak Satlantas Polres Bojonegoro kini tengah melakukan pendalaman penyelidikan dan berupaya melacak identitas kendaraan yang melarikan diri tersebut melalui keterangan saksi dan bukti di lapangan.

Menyikapi kejadian ini, Ipda Septian Nur Pratama mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk ekstra waspada, terutama saat berkendara di malam hari dengan kondisi cuaca buruk.

“Kami meminta masyarakat untuk selalu menjaga konsentrasi dan mengatur kecepatan, terutama saat hujan deras di mana jarak pandang menjadi sangat terbatas,” tutupnya.

“Kami meminta masyarakat untuk selalu menjaga konsentrasi dan mengatur kecepatan, terutama saat hujan deras di mana jarak pandang menjadi sangat terbatas,” tutupnya.