Olahraga

Kejuaraan Pencak Silat Raja Erlangga I Bojonegoro Sukses Digelar

liputanbojonegoro637
×

Kejuaraan Pencak Silat Raja Erlangga I Bojonegoro Sukses Digelar

Sebarkan artikel ini
72F1DCAA 6C79 46C9 8629 7A3CC22576B7

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kejuaraan Pencak Silat Regional Championship Raja Erlangga I Tahun 2026 resmi berakhir pada Minggu (11/1/2026). Ajang bergengsi yang berlangsung di GOR MTs Muhammadiyah Kedungadem ini melahirkan juara-juara baru dari berbagai kategori usia, mulai dari usia dini hingga remaja.

Kejuaraan yang digelar selama tiga hari sejak Jumat (9/1) ini merupakan hasil kolaborasi antara Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Bojonegoro, SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem, dan Perguruan Tapak Suci Raja Erlangga.

Persaingan ketat terjadi di arena pertandingan. Berdasarkan rekapitulasi akhir dewan juri, berikut adalah peraih gelar juara umum di masing-masing kategori:

• Kategori Remaja: Kontingen Kampret Fighter keluar sebagai juara umum dengan koleksi 9 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Disusul oleh Ponpes Al Bahrain di posisi kedua dan TSB Academy di posisi ketiga.

• Kategori Pra Remaja: Kontingen Ponpes Al Bahrain tampil mendominasi dengan meraih 11 emas, 4 perak, dan 9 perunggu. Peringkat kedua dihuni oleh Brotoseno Ngambong, sementara TSB Academy mengamankan posisi ketiga.

• Kategori Usia Dini: TSB Academy sukses menjadi yang terbaik dengan perolehan fantastis 17 emas, 16 perak, dan 20 perunggu, mengungguli Padepokan Sumur Gemuling dan Ponpes Al Bahrain.

Ketua Panitia Pelaksana, Catur Angka Prasetya, S.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara yang melibatkan pengamanan ketat dari Polsek, Koramil, dan BKP Kecamatan Kedungadem.

“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga strategi kami dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem. Kami ingin mengenalkan sekolah kepada masyarakat luas melalui jalur prestasi olahraga,” ujar Catur.

Ia menambahkan bahwa kejuaraan ini efektif dalam membangun karakter siswa dan menekan angka kenakalan remaja. “Kami berharap pencak silat menjadi sarana pembinaan karakter untuk mengurangi perilaku negatif seperti tawuran di kalangan pelajar,” imbuhnya.

Menutup rangkaian acara, panitia menekankan pentingnya nilai sportivitas bagi para atlet muda. Meskipun persaingan di gelanggang berlangsung sengit, seluruh peserta diharapkan tetap menjaga persaudaraan antarperguruan.

Keberhasilan acara ini juga tidak lepas dari peran aktif siswa-siswi OSIS SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem yang bertugas sebagai panitia pelaksana, menunjukkan sinergi yang kuat antara prestasi olahraga dan kemandirian siswa.