Liputanbojonegoro, Bojonegoro – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama perangkat desa Sidorejo sukses menggelar sosialisasi dan pelatihan manajemen Koperasi Desa Merah Putih. Acara ini berlangsung di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.(14/8/2025)
Kegiatan ini dihadiri oleh pemateri, anggota dan pengurus koperasi, perangkat desa, mahasiswa KKN, serta Kepala Desa yang diwakili oleh Bapak Syamsul Hadi.
Ketua Kelompok KKN, Alfin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung program kerja KKN. Ia berharap Koperasi Desa Merah Putih di Sidorejo dapat berkembang menjadi koperasi yang maju dan memberikan manfaat signifikan bagi anggota dan pengurusnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah antusias dalam kegiatan kami. Melalui sosialisasi ini, kami berharap pengurus dan anggota koperasi dapat memperoleh manfaat besar untuk Koperasi Desa Merah Putih di sini,” ujar Alfin.
Sambutan juga datang dari Syamsul Hadi selaku yang mewakili Kepala Desa Sidorejo. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN atas inisiatif mereka dalam menyelenggarakan pelatihan manajemen koperasi bagi anggota dan pengurus Koperasi Merah Putih. Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Bapak Achmad Danial Abidin atas kehadirannya sebagai pemateri.
Syamsul Hadi juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala Desa yang berhalangan hadir karena adanya agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.
“Sakderengipun kulo mewakili Bapak Kepala Desa nyampeaken bilih sakmeniko Pak Kades berhalangan hadir keranten wonten agenda lentune, kalihan kulo ngucapaken matursuwun sanget kagem mahasiswa KKN ingkang sampun memfasilitasi teman-teman koperasi,” tuturnya dalam bahasa Jawa.
Achmad Danial Abidin, selaku pemateri, menjelaskan bahwa Desa Sidorejo memiliki pengalaman dalam pengelolaan koperasi. Ia menyebutkan bahwa sebelum pembentukan Koperasi Merah Putih, sudah ada Koperasi Wanita (Kopwan) yang berdiri pada tahun 2009. Hal ini menjadi modal penting bagi Koperasi Merah Putih untuk berkembang lebih baik.
“Jadi, Bapak/Ibu, sebelumnya sudah ada koperasi wanita pada tahun 2009. Jika hari ini ada pembentukan Koperasi Merah Putih, kita sudah memiliki pengalaman,” jelas Danial.
Dalam pemaparannya, Danial menyampaikan bahwa koperasi merah putih ini ada dari atas ke bawah yang mana dalam hal ini pemerintah pusat langsung menginstruksikan langsung ke bawah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat jika dulu itu ada dari bawah ke atas.
“Dulu itu ya pak bu adanya koperasi dari bawah ke atas namun sekarang dari atas ke bawah yang langsung di instruksikan oleh bapak presiden” jelas Danial
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga melibatkan diskusi interaktif dan simulasi terkait program kerja yang akan dilaksanakan serta penyusunan tata kelola koperasi, melibatkan partisipasi aktif dari seluruh peserta sosialisasi.
Kegiatan ini diharapkan para anggota serta pengurus koperasi mampu mengelola tata kelola koperasi dengan baik dan adanya tindak lanjut dari kegiatan ini.






