PemerintahanPeristiwa

Medhayoh Hadir di Sekar, Dialog Pemerintah dan Warga Hasilkan Solusi untuk Isu Kesehatan hingga Pertanian

liputanbojonegoro637
×

Medhayoh Hadir di Sekar, Dialog Pemerintah dan Warga Hasilkan Solusi untuk Isu Kesehatan hingga Pertanian

Sebarkan artikel ini
A6068de1 b6ae 4d2d b19f 8df345463ecb

Liputanbojonegoro.com, Bojoneggoro – Program Medhayoh (Medhar Perkoro Supoyo Jadi Mayoh) edisi kelima telah sukses digelar pada Rabu, (13/08/2025), di Desa Bareng, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. Mengangkat tema kesehatan, acara ini menjadi wadah dialog interaktif antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk membahas berbagai isu penting.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten untuk mengkaji pembentukan kota kecamatan di wilayah Sekar. Hal ini didasari potensi besar yang dimiliki Sekar dalam sektor pariwisata dan pertanian. Dengan udara yang sejuk, lahan yang subur, dan akses yang strategis dekat dengan jalan tol, Sekar diharapkan dapat berkembang menjadi kota wisata atau kawasan perkebunan unggulan yang menarik banyak wisatawan.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, dalam paparannya, menekankan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program prioritas. Dua program utama yang menjadi sorotan adalah pencegahan stunting dan TBC.

Untuk menekan angka stunting, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat akan segera diluncurkan di Kecamatan Sekar. Pencegahan stunting dimulai dari hulu, yaitu dengan memberikan tablet tambah darah kepada remaja putri, diikuti dengan pemantauan rutin kehamilan bagi ibu hamil, dan diakhiri dengan pemberian ASI eksklusif serta makanan pendamping ASI yang bergizi di Posyandu.

Selain itu, program Tuntas TBC juga menjadi fokus utama mengingat mudahnya penularan penyakit ini. Melalui deteksi dini dan terapi yang tepat, pemerintah menargetkan untuk mencegah penyebaran TBC secara efektif.

Dinas Kesehatan juga kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk deteksi dini penyakit. Dari target 28.000 orang di Kecamatan Sekar, baru sekitar 4.700 orang atau 16,91% yang memanfaatkan layanan ini. Masyarakat diimbau untuk datang ke puskesmas terdekat dengan membawa KTP agar dapat menggunakan layanan kesehatan gratis ini.

Acara Medhayoh ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi program pemerintah, tetapi juga forum bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung. Beberapa isu yang diangkat oleh warga antara lain adalah kebutuhan akan reboisasi untuk mencegah longsor, minimnya ketersediaan pupuk bersubsidi, perlunya pengelolaan pariwisata yang lebih baik, masalah irigasi pertanian, serta rendahnya harga jual panen singkong.

Forum ini berhasil menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan warga, memastikan bahwa setiap permasalahan yang ada dibahas dan dicari solusinya bersama demi kemajuan Kecamatan Sekar. (Prokopim)