PendidikanPeristiwa

MI Islamiyah Ngasem Raih Juara Umum di Jambore Ranting 2025

liputanbojonegoro637
×

MI Islamiyah Ngasem Raih Juara Umum di Jambore Ranting 2025

Sebarkan artikel ini
83005459 8c3c 42eb b556 de9ef825138f

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Suasana meriah, antusias, dan penuh semangat menyelimuti Bumi Perkemahan Sumur Watu Trenggulunan, Ngasem, selama tiga hari, 12-14 September 2025. Ribuan peserta dari tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Ngasem berkumpul dalam Jambore Ranting Ngasem 2025.

Dalam ajang ini, kontingen MI Islamiyah Ngasem berhasil tampil sebagai Juara Umum, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi seluruh civitas akademika.

Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengasah keterampilan dan karakter. Salah satu peserta, Adek Qeela, mengungkapkan pengalamannya. “Kegiatan ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan dan pembelajaran yang menyenangkan. Kami dilatih untuk lebih mandiri, kerja sama tim, percaya diri, dan menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan rasa bangga atas prestasi yang diraih. “Alhamdulillah, kami bersyukur dan sangat senang atas prestasi gudep kami menjadi juara umum. Semoga prestasi ini menjadi semangat dan motivasi untuk meningkatkan kualitas kegiatan pramuka.”

32950958 d7a4 4afa b031 e9bdc2930d74

Kak Huda, Pembina Pramuka MI Islamiyah Ngasem, menceritakan rahasia di balik kesuksesan timnya. “Kontingen kami sudah terlihat sangat semangat sejak hari pertama. Bahkan, setiap kegiatan adik-adik tidak putus-putus menyerukan yel-yel dan jargon mereka.

Saking semangatnya, suara mereka sampai habis, tapi itu tidak mengurangi sedikit pun semangat untuk tetap eksis di setiap kegiatan,” kenangnya.

Terkait strategi pembinaan, Kak Huda menjelaskan, “Tips atau strategi kami dalam setiap event pramuka adalah melatih adik-adik dengan sungguh-sungguh, membekali mereka dengan materi kepramukaan dan ketangkasan. Tentunya, semua materi yang kita sampaikan dikemas dengan sesuatu yang menyenangkan, sehingga adik-adik mudah menerima dan memahami.”

Kak Huda juga membagikan filosofi yang ditanamkan pada anak didiknya. H-1 sebelum kegiatan, ia memberikan briefing agar para peserta tampil yang terbaik untuk madrasah. “Jika dapat juara, anggap saja itu sebagai bonus atas usaha kalian. Jika tidak juara, tidak masalah, karena bagi kami, menampilkan yang terbaik itu sudah juara,” pungkasnya.

Keberhasilan MI Islamiyah Ngasem ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain bahwa dengan semangat, kerja keras, dan strategi yang tepat, prestasi terbaik dapat diraih.