Liputanbojonegoro.com, Tuban – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh generasi muda asal Bojonegoro di kancah regional. Komunitas Sanggar Tari Pancaloka Bojonegoro sukses mendominasi perolehan gelar juara dalam ajang Seleksi & Kejuaraan Tari Tradisional Kreasi Tunggal/Duo Tingkat Pelajar se-Kabupaten Tuban dan Sekitarnya, yang digelar di Citimall Tuban, Selasa (17/02/2026).
Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah dan sanggar tari. Persaingan terbagi dalam tiga kategori utama, yakni Kategori A (SD Kelas 1–3), Kategori B (SD Kelas 4–6), dan Kategori C (SMP-SMA Kelas 7–12).
Dalam ajang tersebut, para penari binaan Sanggar Pancaloka tampil memukau dan berhasil membawa pulang sejumlah trofi utama. Dua kategori bergengsi berhasil dikuasai dengan raihan Juara 1, yakni melalui penampilan Nona Tandayu Purwanto & Desyta Yuvita Nur Yahya (Tari Gumregah Reripta) serta duet Alvino Arsymiaza Nugroho & Chevarito Rheno Artavianzan (Tari Sang Narayana).
Berikut adalah daftar lengkap pencapaian Sanggar Tari Pancaloka:
• Juara 1: Nona Tandayu P. & Desyta Yuvita N. Y. (Tari Gumregah Reripta)
• Juara 1: Alvino Arsymiaza N. & Chevarito Rheno A. (Tari Sang Narayana)
• Peringkat 2 Besar: Illona Aisyah Fisabilillah (Tari Konyil Ayu)
• Peringkat 4 Besar: Bunga Ayu W. & Safaraz Akma F. (Tari Ndengul); Chelsea Nurmayla & Tsabita Naifah S. (Tari Karsa)
• Peringkat 5 Besar: Ilya Syarfana R. & Reva Atresia W. (Tari Boyo Mori)
• Peringkat 6 Besar: Almahyra Putri C. & Woro Gendhis S. K. (Tari Gebyar); Nabila Rihadatul A. & Maulida Putri A. (Tari Kridhangga)
• Peringkat 8 Besar: Annaura Alya F. & Namira Vivilia A. (Tari Cemeti Alit)
• Penghargaan Penampilan Terbaik: Cytranti Axelya N., Adzkia Na’azira S., Ajeng Rere P., Tertia Kalinda, Annasya Aulia N. R., Chika Gladys A., Gita Ayu N., dan Icha Sulistyana Putri.
Ketua Komunitas Sanggar Tari Pancaloka, Anang Setiawan (Kak Anang), menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan latihan disiplin para siswa. Ia berharap capaian ini menjadi motivasi bagi penari muda untuk terus melestarikan budaya daerah.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Bojonegoro, Amin Asrofin, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan para duta seni Bojonegoro ini.






