Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Dalam rangka memberikan pengalaman belajar langsung (field trip), PAUD Al-Muhajirin menggelar kegiatan outbound edukatif dengan mengajak para siswanya menjajal transportasi kereta api.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (27/1/2026) hingga Kamis (29/1/2026), mengambil rute perjalanan dari Stasiun Bojonegoro menuju Stasiun Cepu.
Sejak pagi, suasana di Stasiun Bojonegoro tampak berbeda dengan kehadiran puluhan siswa yang didampingi oleh para guru. Keceriaan dan semangat terpancar dari wajah anak-anak saat mengikuti prosesi keberangkatan, mulai dari berkumpul hingga doa bersama.
Kepala Sekolah PAUD Al-Muhajirin EKA YUANI, s.Pd.Gr menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tamasya, melainkan sarana menanamkan karakter.
Dalam arahannya, para guru berpesan agar siswa selalu menjaga ketertiban, disiplin antre, serta mengutamakan keselamatan selama berada di lingkungan stasiun dan di dalam gerbong kereta.
Alasan utama digelarnya kegiatan ini adalah untuk mengenalkan anak-anak pada sarana transportasi umum sejak dini. Dengan melihat dan merasakan langsung pengalaman naik kereta api, siswa diharapkan memahami tata cara menggunakan fasilitas publik dengan benar.
“Kami ingin memberikan pengalaman belajar langsung di luar kelas. Selain mengenal kereta api, anak-anak juga belajar kemandirian dan keberanian,” ujar perwakilan guru di sela-sela kegiatan.
Setibanya di Stasiun Cepu, para peserta menyempatkan diri untuk melakukan sesi foto bersama sebagai dokumentasi momen berkesan tersebut.
Setelah beristirahat sejenak dan menikmati suasana stasiun, rombongan melakukan proses boarding kembali untuk menempuh perjalanan pulang ke Bojonegoro.
Pihak sekolah berharap, kegiatan edukatif ini dapat menambah wawasan luas bagi para siswa dan menjadi kenangan masa kecil yang inspiratif.
Kedepannya, PAUD Al-Muhajirin berkomitmen untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan bagi tumbuh kembang anak didik.






