OlahragaPemerintahan

Pemkab Bojonegoro Ambil Tindakan Tegas Terkait Kericuhan Futsal Libatkan ASN

liputanbojonegoro637
×

Pemkab Bojonegoro Ambil Tindakan Tegas Terkait Kericuhan Futsal Libatkan ASN

Sebarkan artikel ini
1D9B6745 4E27 434D 8709 5F16E4F8E8C4

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan mengambil tindakan tegas menyusul insiden kericuhan dan perkelahian yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam sebuah turnamen futsal. Keputusan ini merupakan hasil dari rapat tindak lanjut yang digelar oleh Pemkab Bojonegoro pada Senin (8/12/2025).

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Hari Kristianto, mengungkapkan bahwa rapat tersebut mengidentifikasi adanya kelalaian dari berbagai pihak, baik penyelenggara maupun peserta dari kalangan ASN.

Rapat tindak lanjut tersebut menggarisbawahi dua poin utama kelalaian, meskipun turnamen futsal tersebut bukan merupakan agenda resmi Pemkab Bojonegoro:

1. Kelalaian Panitia Penyelenggara:

• Pencantuman Istilah ASN: Kelalaian dalam mencantumkan istilah ASN dalam liga/turnamen.

• Fasilitas Penunjang: Tidak tersedianya fasilitas penunjang yang memadai, seperti tim medis dan keamanan, sebagaimana mestinya dalam sebuah kegiatan olahraga.

2. Kelalaian Tindakan Peserta (ASN):

• Terjadi kelalaian tindakan yang dilakukan oleh peserta dari tim ASN (yakni tim dari Dinas Perhubungan dan FC Baru) yang berujung pada perkelahian.

Menyikapi insiden ini, Pemkab Bojonegoro telah menyusun dua langkah tindak lanjut yang akan dilaksanakan segera:

• Sanksi Administrasi bagi ASN: ASN yang terlibat dalam insiden perkelahian akan diberikan sanksi administrasi. Sanksi akan disesuaikan dengan tingkatan hukuman disiplin (Hukdis) dan peran masing-masing ASN yang terlibat.

• Pembentukan Tim Pemeriksa Ad Hoc: Segera dibentuk untuk mendalami peran dan menentukan tingkat hukuman disiplin yang sesuai.

Sementara itu, terkait kelalaian panitia penyelenggara (bukan Pemkab Bojonegoro), BKPP meminta agar ada peninjauan menyeluruh oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro.

“Dinpora akan memberikan rekomendasi terkait sanksi yang akan dikenakan kepada pihak penyelenggara atas kelalaian yang ditemukan,” jelas Hari.

Hari Kristianto menegaskan komitmen Pemkab, “Pemkab Bojonegoro berkomitmen untuk menjaga disiplin ASN. Setiap pelanggaran disiplin dan kelalaian, terutama yang berujung pada kericuhan, akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku.”