Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek dan Serahkan Sertifikat Koperasi Sehat 2025

liputanbojonegoro637
×

Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek dan Serahkan Sertifikat Koperasi Sehat 2025

Sebarkan artikel ini
65C071A0 4AB6 48B6 A1FF C196D513BB84

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kesehatan Koperasi menuju Koperasi Sehat tahun 2025. Acara ini dirangkai dengan penyerahan Sertifikat Koperasi Sehat dan berlangsung di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, pada Senin (1/12/2025).

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Bojonegoro, serta Koperasi Konsumen Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKP-RI) Kopen. Total 200 peserta yang hadir berasal dari pengurus dan pengawas koperasi penerima sertifikat penilaian kesehatan maupun koperasi calon penerima sertifikat.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh koperasi di Bojonegoro atas kontribusi mereka kepada masyarakat. Bupati menegaskan bahwa koperasi merupakan motor utama bagi kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin menyampaikan bahwa koperasi tidak akan tumbuh dengan baik tanpa pengelolaan yang sehat, transparan, dan akuntabel. Maka, hari ini penilaian koperasi sehat merupakan langkah strategis,” tegas Bupati Setyo Wahono.

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan bahwa penilaian kesehatan ini penting untuk memastikan koperasi dapat terus tumbuh dan berkembang menghadapi tantangan zaman, namun harus tetap mengutamakan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip dasar koperasi.

“Kita sama-sama punya keinginan dan niat yang sama yakni kemajuan seluruh koperasi, maka komitmen pengurus itu penting,” tandasnya.

Kepala Disdagkop UM Bojonegoro, Retno Wulandari, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada seluruh pengurus koperasi.

“Peserta berjumlah 100 orang yang terdiri dari 2 (dua) orang pengurus dari 50 (lima puluh) koperasi yang mendapatkan sertifikat penilaian kesehatan tahun 2025, dan 2 (dua) orang pengurus dari 50 (lima puluh) koperasi calon penerima sertifikat penilaian kesehatan,” jelas Retno Wulandari.

Narasumber yang mengisi Bimtek ini adalah perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur dan Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, memastikan materi yang disampaikan relevan dan komprehensif.