Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Ikuti Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI Secara Daring

liputanbojonegoro637
×

Pemkab Bojonegoro Ikuti Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI Secara Daring

Sebarkan artikel ini
E62FB9EC A45C 485C 9484 B8B9E1DB144C

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bojonegoro berlangsung khidmat, Senin (17/8/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih di Alun-Alun Bojonegoro, tradisi tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP), hingga penyerahan remisi bagi warga binaan di Lapas Bojonegoro.

Usai upacara, jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkumpul di Pendopo Malowopati untuk mengikuti resepsi kenegaraan dari Istana Negara secara daring.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua TP PKK Cantika Wahono, Ketua DPRD, Sekda, Dandim, Kapolres, jajaran Forkopimda, kepala OPD, purna bakti, serta para veteran.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa memperjuangkan kemerdekaan, Pemkab Bojonegoro menyerahkan tali asih secara khusus kepada para veteran dan janda perintis kemerdekaan.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa resepsi kenegaraan bukan sekadar acara seremonial tahunan, melainkan wujud rasa syukur sekaligus refleksi atas perjuangan para pahlawan.

“Resepsi kenegaraan ini merupakan wujud syukur kita kepada Allah SWT serta penghormatan yang tulus kepada para pahlawan bangsa.

Semangat perjuangan tersebut harus kita teruskan melalui karya nyata, dedikasi, dan pembangunan yang merata,” ujar Setyo Wahono.

Bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para purna bakti, jajaran Paskibraka, pelatih, serta panitia yang berhasil mensukseskan jalannya seluruh rangkaian upacara.

Menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, Setyo Wahono mengajak seluruh pihak untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat, kita mampu mengatasi berbagai rintangan untuk mewujudkan Bojonegoro yang lebih membanggakan,” tegasnya.

Ia menutup sambutannya dengan mengimbau seluruh aparatur dan masyarakat agar menjadikan semangat proklamasi sebagai dorongan moral untuk bekerja lebih keras, terus berinovasi, serta memberikan pelayanan publik terbaik.