PemerintahanPeristiwaPertanian

Pemkab Bojonegoro Salurkan 2.400 Domba Kesejahteraan

liputanbojonegoro637
×

Pemkab Bojonegoro Salurkan 2.400 Domba Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini
0E92C6C9 4DA1 4BCE A1A6 0E2203145A64

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui inisiatif Domba Kesejahteraan. Pada tahun 2025, program ini menargetkan penyaluran total 2.400 ekor domba kepada 1.200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Hingga awal Desember 2025, proses penyaluran telah mencapai 1.111 KPM. Saat ini, hanya tersisa 89 KPM di dua kecamatan, yakni Sukosewu dan Sugihwaras, yang dijadwalkan akan segera menerima bantuan.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan di Disnakkan Kabupaten Bojonegoro, drh. Lutfi Nurrahman, menjelaskan rincian bantuan yang diterima KPM.

“Setiap KPM mendapatkan dua ekor domba, 1 ekor domba jantan dan 1 ekor domba betina, serta 100 kilogram pakan konsentrat. Penyaluran hampir selesai, hanya dua kecamatan yang saat ini masih dalam proses, insyaAllah besok kita droping,” terang drh. Lutfi pada Kamis (4/12/2025).
Program Domba Kesejahteraan ini memiliki tujuan jangka panjang yang ambisius. Pertama, program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat, menjadikannya salah satu sumber ekonomi yang stabil dan berkelanjutan.

Kedua, Disnakkan berupaya mendorong kemandirian usaha peternak. Hal ini dilakukan melalui peningkatan keterampilan, pemahaman manajemen pemeliharaan, serta pengelolaan usaha yang lebih profesional.

“Semoga dapat mewujudkan kelompok peternak yang solid dan produktif, yang mampu bekerja sama, berbagi pengalaman, serta memperkuat jejaring pemasaran hasil ternak,” ujar drh. Lutfi.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat:
• Meningkatkan populasi dan produktivitas ternak domba di Bojonegoro untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan membuka peluang pasar yang lebih luas.
• Mengurangi angka kemiskinan secara terukur, terutama bagi keluarga sasaran yang menjadikan ternak domba sebagai tambahan atau sumber pendapatan utama.

Untuk memastikan keberhasilan program, selain paket ternak dan pakan, Disnakkan juga menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Domba.

“Untuk itu, selain memberikan paket berupa 1 ekor domba jantan dan 1 ekor betina juga pakan konsentratnya, kami juga memberikan Bimtek Budidaya Domba agar masyarakat lebih faham terkait perawatannya,” pungkasnya.