Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dengan menyalurkan bantuan kepada para pedagang mlijo (pedagang keliling/sayur) pada Rabu, (26/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, ini dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, bersama jajaran terkait. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban modal usaha dan memperkuat stabilitas ekonomi keluarga para pedagang di wilayah Bubulan, Ngasem, dan Dander.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pedagang. Menurutnya, pedagang mlijo memegang peran vital dalam rantai distribusi pangan dan ketersediaan kebutuhan masyarakat.
“Para pedagang adalah bagian paling berjasa dalam menggerakkan ekonomi Bojonegoro. Kehadiran panjenengan semua adalah kekuatan kita bersama,” ujar Bupati Setyo Wahono.
Pemerintah Kabupaten menyalurkan bantuan kepada total 204 pedagang mlijo yang tersebar di beberapa wilayah. Distribusi penerima bantuan adalah sebagai berikut:
Bubulan : 2 penerima
Ngasem : 80 penerima
Dander : 44 penerima
Pasar Dander : 78 penerima
diberikan tidak besar, pemerintah berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meringankan modal usaha.
Di akhir kegiatan, Setyo Wahono juga mendorong para pedagang untuk terus menjaga semangat dalam berdagang serta mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan keluarga melalui kebiasaan menabung.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro turut menyampaikan terima kasih kepada PT ADS dan PT BPR yang hadir sebagai mitra strategis dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat ini.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat, keberkahan, dan meningkatkan kesejahteraan bagi panjenengan semua. Mari terus melangkah bersama untuk Bojonegoro yang lebih baik,” pungkasnya, sembari mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dan menjaga keberlangsungan pasar tradisional. (Prokopim)












