Pariwiata&KulinerPemerintahanPeristiwa

Percantik Perbatasan, Pemkab Bojonegoro Bangun 5 Taman Ikonik

liputanbojonegoro637
×

Percantik Perbatasan, Pemkab Bojonegoro Bangun 5 Taman Ikonik

Sebarkan artikel ini
946ADB0D 6D0F 429C 982E 3D7E75AFA5C6

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya mempercantik wajah daerah sekaligus memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH). Melalui kebijakan strategis, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono merencanakan pembangunan lima taman di wilayah perbatasan sebagai simbol keramahan dan kenyamanan bagi publik.

Pembangunan taman-taman ini diproyeksikan menjadi “gerbang ikonik” yang menyambut siapa pun yang masuk ke wilayah Bojonegoro. Selain sebagai unsur estetika, proyek ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem melalui penanaman pohon dan penyediaan fasilitas publik yang representatif.

“Taman-taman ini adalah simbol kebanggaan kita bersama, sekaligus bukti bahwa pembangunan di Bojonegoro dilakukan secara merata hingga ke pelosok perbatasan,” ujar Setyo Wahono, Jumat (2/1/2025).

Menurut Bupati Wahono, hadirnya taman di titik strategis ini merupakan komitmen pemerintah untuk tidak hanya fokus pada pusat kota, tetapi juga menyentuh wilayah pinggiran. Hal ini diharapkan dapat mengubah persepsi pengunjung saat memasuki Bojonegoro.

Adapun lima lokasi yang menjadi fokus pembangunan taman perbatasan tersebut meliputi:

1. Taman Perbatasan Gondang–Nganjuk

2. Perbatasan Margomulyo–Ngawi

3. Taman Perbatasan Kedungadem–Lamongan

4. Taman Perbatasan Padangan–Cepu

5. Taman Perbatasan Baureno–Babat

Selama ini, Bojonegoro dikenal luas sebagai daerah penghasil minyak dan gas (migas). Dengan adanya penataan lima taman ini, pemerintah ingin memperkuat citra baru sebagai kabupaten yang peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan.

Bupati juga menitipkan pesan kepada masyarakat untuk merasa memiliki fasilitas publik tersebut. “Saya berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada di taman. Mari kita tunjukkan bahwa Bojonegoro adalah kabupaten yang bersih, indah, dan membanggakan,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, wajah perbatasan Bojonegoro diharapkan tampil lebih segar, hijau, dan mampu memberikan kesan positif bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang melintas.